NABIRE - Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI), salah satu lembaga yang ada di Indonesia, dimana ada tiga olahraga besar di Indonesia. Di dalam Undang-Undang Republik Indonesia (UU RI) nomor 3 tahun 2005 itu diamanatkan olahraga ada yang namanya olahraga prestasi, olahraga masyarakat atau olahraga rekreasi, dan juga olahraga pendidikan.

Sekretaris Umum KORMI Provinsi Papua Tengah, sekaligus sebagai Ketua kontingen Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) Papua Tengah, Marius Istia, S.Pak.,M.Pd, ketika ditemui di Cafe Corner 27, Selasa (13/5/2025), mengatakan untuk olahraga prestasi, negara memberikan tanggung jawabnya kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) atau Komite Olimpiade Indonesia (KOI), tetapi kalau olahraga masyarakat atau rekreasi negara memberikan tanggung jawab kepada KORMI, dan olahraga pendidikan itu diurus oleh kementerian pendidikan.

KORMI sudah ada di 38 provinsi di Indonesia, setelah ada pemekaran di Papua akhirnya KORMI ada di Papua Tengah. Hampir 2 tahun berjalan, Timika lebih dulu ada dan sudah 2 atau 3 kali kepengurusannya berlangsung, untuk KORMI Nabire sendiri sebenarnya sudah ada, namun baru dilantik April lalu dan diketuai Sekda Nabire, Pieter Erari.

Di dalam KORMI sendiri ada Induk Organisasi Olahraga (Inorga), dan KORMI diamanatkan oleh pemerintah untuk menghimpun sebagaimana induk dari olahraga masyarakat, jadi untuk olahraga mana saja yang timbul di masyarakat tugas KORMI untuk menghimpunnya, merawat, bahkan UU mengatakan untuk mengembangkannya, kalau di KONI dinamakan Cabang Olahraga (cabor) kalau di KORMI namanya Inorga.

Inorga yang lahir di KORMI adalah olahraga yang lahir dari masyarakat, dimana ada olahraga kesehatan kebugaran, olahraga petualangan dan tantangan dan ada olahraga tradisional dan seni kreasi budaya.

"Papua Tengah Inorga-nya ada 20, yang terakhir mendaftarkan diri yaitu Ikatan Langkah Dansa Indonesia (ILDI), dengan pembagian diantaranya Nabire 7, Timika 13. Kita berharap banyak Inorga-Inorga baru yang akan terbentuk di Papua Tengah," katanya.(edi)