KORMI Ada di 38 Provinsi, Termasuk Papua Tengah
NABIRE - Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) telah ada di 38 provinsi se-Indonesia, termasuk di Papua Tengah. Hal ini seperti dikatakan, Sekretaris Umum KORMI Provinsi Papua Tengah, Marius Istia, S.PAK.,M.Pd, ketika dijumpai di Cafe Corner Jalan Jakarta Nabire, Selasa malam (13/5/2025).

NABIRE - Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) telah ada di 38 provinsi se-Indonesia, termasuk di Papua Tengah. Hal ini seperti dikatakan, Sekretaris Umum KORMI Provinsi Papua Tengah, Marius Istia, S.PAK.,M.Pd, ketika dijumpai di Cafe Corner Jalan Jakarta Nabire, Selasa malam (13/5/2025).
Dikatakannya, Kabupaten Nabire dan Kabupaten Mimika akan masuk 400 peserta pegiat. Tetapi di Papua Tengah yang terdaftar SK baru dua kabupaten sekitar 375 sampai 400 jadi untuk pegiatnya itu 300an.
“Rencananya kita akan Training Center satu minggu di Timika, sebelum berangkat. Kita tampung di situ kita training, lalu 24 Juli kita mulai pagi dan gubernur yang lepas keberangkatan 26 Juli sore di Kota Mataram, schedule tarian adat Papua akan digelar sebagai pembukaan," ucapnya.
Lanjutnya, KORMI di Papua Tengah hampir dua tahun berjalan, Timika lebih dulu ada dan sudah 2 atau 3 kali kepengurusannya berlangsung. “Untuk KORMI Nabire sendiri sebenarnya sudah ada, namun baru dilantik April lalu dan diketuai Sekda Nabire, Pieter Erari,” ucapnya.
Dalam KORMI sendiri ada Induk Organisasi Olahraga (Inorga), dan KORMI diamanatkan oleh pemerintah untuk menghimpun sebagaimana induk dari olahraga masyarakat, jadi untuk olahraga mana saja yang timbul di masyarakat tugas KORMI untuk menghimpunnya, merawat, bahkan undang-undang mengatakan untuk mengembangkannya, kalau di KONI dinamakan Cabang Olahraga (Cabor) kalau di KORMI namanya Inorga.
Inorga yang lahir di KORMI adalah olahraga yang lahir dari masyarakat, dimana ada olahraga kesehatan kebugaran, olahraga petualangan dan tantangan dan ada olahraga tradisional dan seni kreasi budaya.(feb)
Bagikan artikel ini


