NABIRE - Dalam rangka menjaga stabilitas dan menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman serta kondusif, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Nabire terus menunjukkan komitmennya melalui pelaksanaan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtib), Rabu (23/04/2024).

Pada kegiatan kali ini, fokus pengamanan diarahkan pada area beranggang dan pengecekan menyeluruh terhadap pagar keliling Lapas. Langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk mencegah masuknya barang terlarang maupun tindakan pelarian yang bisa mengancam keamanan warga binaan maupun petugas.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban bekerja sama dengan jajaran Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP). Tim bergerak menyisir setiap sudut area beranggang, melakukan kontrol visual pagar luar, memeriksa kemungkinan titik rawan, serta memastikan tidak ada celah yang bisa dimanfaatkan untuk tindakan negatif.

“Kegiatan ini menjadi rutinitas penting kami sebagai bentuk deteksi dini dan pencegahan dini. Kami ingin memastikan bahwa Lapas Nabire benar-benar dalam kondisi aman dan terkendali,” ujar Kepala SubSeksi Pelaporan, yang turut memimpin langsung jalannya pemeriksaan.

Langkah ini juga merupakan bagian dari instruksi dan arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, bahwa deteksi dini harus menjadi budaya kerja di setiap UPT Pemasyarakatan demi mencegah gangguan yang lebih besar.

Dengan sinergi antar seksi dan semangat kebersamaan, Lapas Nabire menunjukkan bahwa pengamanan bukan hanya tugas, melainkan komitmen bersama. Seluruh jajaran berharap, melalui kegiatan ini, suasana tertib dan aman dalam Lapas terus terjaga dan memberi kenyamanan bagi seluruh pihak.

Lapas Nabire terus berbenah, menjaga integritas, dan memastikan bahwa fungsi pemasyarakatan berjalan optimal. Keamanan bukan hanya soal pagar dan dinding, tapi soal kesiapsiagaan dan kepedulian setiap insan pemasyarakatan.(joseph)