NABIRE - Pameran dan lomba (kontes) Batu Akik Lokal Nabire, Minggu (10/5) secara resmi ditutup oleh Plh. Bupati Kabupaten Nabire, Drs. Johny Pasande. Dimana, pada penutupan pameran dan lomba batu akik lokal Nabire tersebut, pihak panitia penyelenggara langsung mengumumkan para pemenang kontes batu akik lokal Nabire. Turut hadir dalam penutupan pameran dan lomba batu akik lokal Nabire, Kapolres Nabire AKBP. H.R. Situmeang, S.Ik.,MH, Kajari Nabire T. Banjar Nahor,SH, dan sejumlah tamu undangan lainnya.     Johny Pasande dalam sambutannya mengatakan, kontes batu akik lokal Nabire yang berlangsung selama 3  hari, antusias warga masyarakat Nabire sangat luar biasa. Setiap hari, lapangan Mapolres Nabire selalu dipenuhi oleh warga masyarakat Nabire. “Melalui pameran ini, setelah kita mengetahui potensi yang ada di daerah ini, batu-batu permata indah, batu mulia yang menjadi potensi batu di Nabire, dimana telah ditetapkan para pemenang lomba, dan langsung diberikan nama oleh Kapolres Nabire, yaitu Batu Lumut Gamey. Mudah-mudahan ini menjadi simbol batu akik terbaik asal Kabupaten Nabire,” ungkapnya. Selaku Plh. Bupati Nabire menghimbau kepada warga masyarakat Kabupaten Nabire, dimana setelah diketahui bahwa Nabire juga mempunyai potensi batu akik, dan kiranya hal ini bisa menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi tinggi, dan hal tersebut juga akan mendatangkan penghasilan tersendiri bagi para pecinta batu akik Nabire. Dirinya tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Nabire, yang telah memfasilitasi dan memberikan ruang, serta kesempatan bagi warga masyarakat Nabire, guna mendatangkan income bagi daerah Kabupaten Nabire, melalui pameran lomba batu akik lokal Nabire. Sehingga, dari kontes batu akik lokal Nabire ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi para pecinta batu akik untuk berkumpul bersama komunitasnya dan memperluas wawasan mengenai keragaman batu akik lokal maupun dari luar Nabire.‘Lumut Gamey’ jadi PemenangSementara itu, dalam lomba batu akik lokal Nabire, sesuai dengan hasil keputusan juri, bahwa terdapat dua kategori pemenang, yakni batu akik lokal Nabire tembus dan tidak tembus, dimana masing-masing kategori diambil 3 pemenang, untuk kategori batu akik lokal Nabire yang tidak tembus cahaya senter, juara tiga atas nama, Mansyur Manaf, juara kedua, M. Syahril dan juara pertama, Abdul Jalal, yang sekaligus ditetapkan sebagai batu akik ‘Lumut Gamey’ asli Nabire. Sedangkan, untuk kategori batu akik lokal Nabire yang tembus cahaya senter, juara tiga atas nama, Muhammad Dimi, juara dua, Hendra dan juara pertama, Asri. Dan khusus untuk juara batu terunik dimenangkan oleh, Yonatan Murib. Kepada para pemenang, panitia penyelenggara juga memberikan hadiah, sebagai bentuk motifasi kepada para pemenang, yang nantinya batu –batu tersebut selanjutnya akan dilakukan tes uji laboratorium. (cad)