DEIYAI - KONI adalah salah satu organisasi induk dari semua organisasi  cabang olahraga (Cabor) yang ada, maka punya peran yang penting juga dalam mengontrol dan membekap serta memberi perhatian serius ke setiap Cabor. 

Sehingga melalui KONI telah memberikan dana pembinaan kepada setiap Cabang Olahraga (Cabor) yang ada di Deiyai, dengan tujuan dana pembinaan yang telah diberikan kepada setiap Cabor yang ada, untuk dapat dapat melaksanakan berbagai kegiatan pembinaan, salah satu diantaranya kegiatan pertandingan atau kegiatan pembinaan lainnya di Deiyai.

  Hal ini dikatakan Ketua KONI Deiyai, Otias Edowai, SE melalui amanatnya, pada saat dibuka secara resmi, kegiatan turnamen Wamuya Cup II tahun 2021 di Waghete, Deiyai belum lama ini.

  Dikatakannya, KONI telah berikan dana pembinaan kepada setiap Cabor dengan harapan, dapat manfaat secara baik.

Setidaknya dengan dana itu,  dapat digunakan untuk kegiatan pembinaan bagi pemuda di sejumlah Cabor yang ada, tetapi sampai saat ini, belum ada kegiatan pembinaan yang nampak dari sejumlah Cabor yang ada.

  Apalagi, dalam tahun 2021 ini akan menggelar PON di Papua, sehingga dalam rangka menyambut PON perlu mempersiapkan atlet-atlet muda dari berbagai cabang olahraga (Cabor), maka perlu ada kegiatan pembinaan, untuk mencari bibit atlet dan menyeleksi bibit atlet-atlet.

    Oleh karena itu, menurutnya walaupun dari jumlah dana pembinaan yang sedikit dapat dimanfaatkan secara baik, setidaknya dapat dilakukan salah satu kegiatan kecil yang bisa bermanfaat bagi para pemuda jangan digunakan dananya untuk operasional organisasi Cabor saja, tetapi boleh untuk kegiatan pembinaan lainnya yang dapat menjaring bibit–bibit atlet yang handal.

    Jika ada kegiatan yang dilakukan oleh Cabor, KONI tetap bekap menyukseskan kegiatan–kegiatan yang bermanfaat, melalui sejumlah Cabor.

    “Kami KONI mau ada kegiatan-kegiatan pembinaan yang mestinya dilakukan  di sejumlah Cabor, jangan hanya terima dana pembinaan saja.

Kedepannya, hal ini menjadi perhatian bersama dalam membangun daerah di bidang olahraga melalui organisasi KONI bersama Cabor yang ada di daerah ini. 

Mulai tahun 2021 ini, KONI akan mengontrol dan mengawasi secara ketat, sekarang semua Cabor harus punya kegiatan yang jelas melalui Cabor.

Jika kegiatan satu kegiatan pun maka kedepannya tidak akan dana lagi, tidak ada Cabor yang hanya terima dana saja,” tegasnya.

  Dia juga mengharapkan, kepada para pengurus Cabor kedepan terus terjaga dan terbangun keharmonisan, kebersamaan dan kerjasama yang baik, sehingga melalui wadah KONI bersama sejumlah Cabor, akan dapat terus memberi kontribusi terhadap proses pembangunan sesuai tugas dan fungsi melalui Cabor yang ada, maka kedepan, Cabor harus punya kegiatan kecil yang bisa  bermanfaat bagi para pemuda.(hbb)