Komisi B DPRD Deiyai Soroti Pembangunan Asrama Mahasiswa
JAYAPURA – Di tengah ramainya membicarakan Sumber Daya Manusia (SDM) di Papua, masih saja terlihat berbagai keprihatinan, khususnya di bidang pendidikan. Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Deiyai Markus Mote, menyoroti kepincangan pemerintah dalam memperhatikan dunia pendidika
Bagikan
JAYAPURA – Di tengah ramainya membicarakan Sumber Daya Manusia (SDM) di Papua, masih saja terlihat berbagai keprihatinan, khususnya di bidang pendidikan. Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Deiyai Markus Mote, menyoroti kepincangan pemerintah dalam memperhatikan dunia pendidikan. Salah satunya adalah pembiaran pembangunan asrama kota study Jayapura dan kota study Makassar yang dibangun pemerintah kabupaten Deiyai yang hingga kini belum terselesaikan.
Markus mengatakan, pembangunan asrama Kota Jayapura sejak tahun 2012, namun hingga saat ini belum diperhatikan hingga terlihat bagai bangunan liar di Kampung Tiba-tiba Kelurahan Awiyo Abepura Papua. “Saya sudah berkunjung dan melihat langsung pembangunan tersebut termasuk di Makassar, namun belum dibangun,” paparnya belum lama ini.
Dijelaskan Markus yang adalah kader PKB ini, pemerintah kabupaten Deiyai harus menanggapi dan melanjutkan pembangunan kedua asrama yang hingga kini terkesan dibiarkan. Berbagai aspirasi mahasiswa telah kita rampungkan, bahkan berkembang di Media Sosial (Medsos).
“Hal ini memalukan dan bukti ekspresi generasi muda untuk mendapat perhatian guna membangun kedua asrama tersebut,” ungkapnya serius.
Lebih lanjut Markus Mote mempertanyakan sebab musabab pemerintah kabupaten Deiyai membiarkan pembanguna kedua asrama tersebut. “Saya sudah koordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Deiyai, namun kapan mereka bangun kembali bangun kita tunggu saja,” cetusnya.
Menurutnya, tidak hanya kedua asrama itu, namun Mote mengungkap sejumlah keluhan mahasiswa asal Deiyai se Indonesia. Ada kota study yang mengharapkan pemondokan, ada kota study yang minta asrama permanen dan lain-lain. Keragaman harapan mahasiswa ini mesti kita bahas bersama. “Namun sejauh ini tidak pernah dibahas bersama, tetapi saya sebagai komisi pembangunan saya tetap desak mereka untuk memperhatikan keluhan mahasiswa. Sebab mereka adalah penganti masa depan Deiyai,” pungkasnya.
Secara terpisah, ketika dihubungi Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Deiyai Pieter Adii, S.Sos.S.Pd menanggapi dengan serius. Katanya, pembangunan asrama Kota Study Jayapura akan dilanjutkan pada tahun ini. Pemerintah Deiyai melalui dinas Pendidikan dan Pengajaran telah menyiapkan dana sebesar dua miliar lebih. “Ya kami akan bangun kembali dalam tahun ini,” pintanya dibalik selulernya.
Menyingung soal lanjutan pembangunan asrama mahasiswa kota study di Makassar, menurut Pieter, terbentuk dengan sejumlah masalah. “Untuk pembangunan asrama mahasiswa di Makassar terkendala dengan sejumlah persyaratan, semisalnya Ijin Mendirikan Bangunan (IMB), sertifikat tanah dan lain-lain, karena itu tahun ini Pemda Deiyai fokus menyelesaikan tahapan bangunan asrama mahasiswa di kota studi Jayapura, Papua,” tegas Pieter Adii. (ris)
Bagikan artikel ini



