NABIRE - Dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus corona di Kabupaten Nabire, Klinik Dewi Laksmi Bidang Putu lebih fokus pada penerapan protokeler kesehatan bagi petugas, pasien dan juga keluarga dan pengunjung lainnya. Untuk itu, baik pasien dan keluarga pasien yang datang lebih dahulu disarankan atau diingatkan untuk menggunakan masker dan mencuci tangan serta tidak bercerita dengan sesama yang lebih dari 5 orang. Dan didalam pemberian masker kepada pasien dan keluarga pasien dapat dilihat. Bagi yang mampu dijual dengan harga pas dan tidak mencari keuntungan, sementara keluarga tidak mampu diberikan masker secara gratis. Demikian dikatakan Direktur Klinik Dewi Laksmi Bidang Putu, Drs Nyoman Dana kepada Papuapos Nabire, Selasa (19/5), di ruang kerjanya seraya menambahkan, semenjak awal maraknya wabah virus corona, Klinik Dewi Laksmi Bidang Putu telah menerapkan protokoler kesehatan. Lanjut Nyoman, sementara itu kepada seluruh petugas kesehatan klinik  baik itu dokter, bidang dan suster serta mantri juga diingatkan setiap saat bertugas harus menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang telah tersedia. Karena untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Nabire, bukan saja menjadi tanggung jawab pemerintah, akan tetapi ini semua kesadaran kita masyarakat.(des)