NABIRE - Semangat menjaga generasi muda Papua terus ditunjukkan Satgas ‘Mambri’ Koops Habema melalui kegiatan sosial pendidikan yang dilaksanakan di MEPA Boarding School pada 21 Mei 2026 lalu. Mengusung semangat ‘Jaga Tunas Muda untuk Kedaulatan Negeri’, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Kebangkitan Nasional dan HUT Kodam XVII/Cenderawasih yang jatuh pada bulan Mei.

Kegiatan itu bermula dari kekaguman anggota Satgas Mambri terhadap semangat seorang siswa bernama Deki Degei saat menjadi Komandan Upacara pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) beberapa waktu lalu. Melihat tekad dan semangat belajar yang tinggi, para prajurit tergerak untuk berbagi kepedulian kepada Deki dan siswa-siswi lainnya di sekolah tersebut.

Suasana penuh sukacita dan kehangatan terasa saat rombongan Satgas Mambri disambut langsung oleh Kepala Sekolah, Engel Ottu bersama para guru dan siswa. 

Bantuan yang dibawa tidak hanya diberikan kepada Deki Degei, seorang anak muda asal Paniai yang dikenal memiliki banyak potensi, tetapi juga kepada para siswa lainnya sebagai bentuk apresiasi atas semangat belajar mereka.

Deki Degei sendiri memiliki cita-cita mulia untuk menjadi Kepala Dinas Pendidikan di masa depan. Ia berharap dapat membuka jalan pendidikan bagi anak-anak Papua yang memiliki semangat tinggi namun belum memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan yang lebih baik.

Dalam kegiatan tersebut, Satgas Mambri menyerahkan berbagai bantuan dan hadiah berupa laptop dari @modalkuid, tas punggung Eiger, perlengkapan olahraga seperti bola voli, bola kaki, sarung tinju, buku bacaan Elex Media hingga perlengkapan penunjang belajar lainnya. 

Sementara itu, Kepala Sekolah Engel Ottu menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada anak-anak didiknya. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi motivasi besar bagi para siswa untuk terus belajar, berprestasi dan mengejar cita-cita mereka.

Kegiatan sederhana namun penuh makna itu menjadi bukti nyata kepedulian TNI terhadap dunia pendidikan di Papua Tengah. Di tengah berbagai tantangan, masih banyak ‘Deki-Deki’ lainnya yang membutuhkan perhatian dan dukungan agar dapat tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas. 

Kehadiran prajurit di tengah masyarakat tidak hanya menjaga keamanan dan kedaulatan, tetapi juga menumbuhkan harapan serta semangat bagi masa depan pendidikan Papua dan Indonesia. (agustinus)