NABIRE - Guna meningkatkan kualitas mahasiswa Papua sebagai agen perubahan masa depan bangsa Papua, mahasiswa Dogiyai Kota Studi Nabire telah mengadakan Lapak Baca di kontrakan asrama putra milik pelajar mahasiswa Dogiyai di Kalibobo Putaran Satu Nabire, Jumat (13/5/22) sore.

Kegiatan tersebut dihadiri anggota komunitas sastra Papua juga sebagai penulis buku “sejak darah” Sesilius Kegou, SH, beberapa senior dari mahasiswa Dogiyai beserta puluhan pelajar mahasiswa Dogiyai Kota Studi Nabire. 

Pendiri Lapak Baca Nabire, Marthen Dogomo menjelaskan tujuan didirikannya Lapak Baca, karena di Nabire banyak pelajar mahasiswa yang fokus pada banyak kegiatan yang sia-sia yang hanya membunuh wataknya calon-calon pemimpin pada umumnya, agen perubahan lebih khususnya. 

“Tujuan saya adakan Lapak Baca karena kita ini telah ketinggalan dari bidang literasi (Membaca, Berfikir dan Menulis) selama ini saya menilai kebanyakan generasi muda ditarik oleh banyak keramaian salah satunya adalah bola,” tuturnya Dogomo.

Sesilius Kegou, SH menambahkan, tujuan lain dari Lapak Baca dan bagaimana membaca buku dengan baik agar mudah memahami dalam isi buku. “Sebelum kita membaca buku mencintai buku terlebih dahulu agar kita mudah untuk mengingat isinya,” tutur Kegou.

Lanjut dia, setelah kita membaca agar wawasan kita lebih luas pentingnya berdiskusi antara sesama seperti saat ini itu lebih penting.

Marthen Dogomo selaku pendiri Lapak Baca, menjelaskan tentang pandangan Lapak Baca. 

“Kali ini ketiga kali yang kita lakukan untuk Lapak Baca selanjutnya juga dalam setiap minggu satu hari akan lakukan. Tapi tempatnya akan lakukan bagian Nabire Kota, barat dan timur yang penting kesediaan dari kawan-kawan,” tuturnya.

Sebagai moderator Cobra Agapa, mengarahkan untuk topik diskusi, tempat, waktu, sebagai moderator dan notulen kemudian semua sepakat bahwa untuk topik “Kapitalis Pendidikan”, tempat kontrakan asrama pelajar mahasiswa Dogiyai, jam 15.00 dan moderator dan notulen pun telah ditetapkan. (PPN/Buna Boma)