NABIRE – Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Tengah, Jumat (6/12/24) menggelar kegiatan sosialisasi pengamalan Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Peraturan perundang-undangan dan Bhinneka Tunggal Ika.

Kegiatan sosialisasi ini dibuka secara resmi oleh Ketua I MRP Papua Tengah, Paulina Marey, berlangsung di Aula Kasih Tabernakel Nabire, dengan tujuan memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan semangat persatuan di tengah masyarakat Papua.

Paulina Marey dalam sambutannya memberi apresiasi kepada seluruh pihak yang telah hadir, termasuk Kepala Kepolisian Daerah Papua, jajaran Polres Nabire, Kodim 1705 Nabire dan Badan Kesbangpol Provinsi Papua Tengah.

Dirinya menekankan pentingnya sosialisasi tersebut sebagai sarana memperkokoh harmoni sosial dan jati diri bangsa berdasarkan semangat kebhinekaan dan Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, yang merupakan pilar utama yang harus dipegang teguh dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Paulina juga menegaskan, sebagai lembaga kultur, Majelis Rakyat Papua memiliki tanggung jawab strategis untuk memastikan nilai-nilai kebangsaan terus ditanamkan di tengah masyarakat, khususnya dalam konteks otonomi khusus Papua.

"Kegiatan ini bukan hanya rutinitas, tetapi momentum untuk memperkuat keutuhan NKRI sekaligus mendorong penguatan peran MRP dalam menjaga nilai-nilai luhur Pancasila di Bumi Cenderawasih," tegasnya.

Menurut Paulina, keberagaman yang ada di tanah Papua adalah kekuatan yang harus dirawat bersama. Dengan memahami dan mendukung pelaksanaan otonomi khusus secara optimal, semua elemen masyarakat diharapkan dapat berkontribusi dalam menjaga kehormatan hak-hak Orang Asli Papua (OAP) sekaligus mempertahankan NKRI.

Ia menyoroti peran sosialisasi ini dalam meningkatkan rasa nasionalisme di tengah masyarakat, dengan berharap kegiatan ini dapat memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya keberagaman dan menjadi langkah nyata dalam memperkokoh persatuan bangsa.

"Sebagai bangsa besar, kita perlu memandang keberagaman sebagai kekuatan, baik dalam bermasyarakat maupun bernegara. Mari jadikan kegiatan ini sebagai pengingat akan pentingnya persatuan dan semangat kebangsaan," imbuhnya.

"Dengan mengucap syukur kepada Tuhan, saya dengan ini membuka secara resmi acara sosialisasi pengamalan Pancasila, UUD 1945, peraturan perundang-undangan dan Bhinneka Tunggal Ika. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi kita semua,” tandas Ketua I MRP Papua Tengah.(rob)