Ketua DPRD Nabire : Sidang Tak Abaikan Sistim Maupun Prosedur
NABIRE – Rapat paripurna istimewa DPRD Kabupaten Nabire yang membahas Raperda pertanggungjawaban APBD tahun 2017, berjalan lanc
Bagikan
NABIRE – Rapat paripurna istimewa DPRD Kabupaten Nabire yang membahas Raperda
pertanggungjawaban APBD tahun 2017, berjalan lancar. Meskipun pembahasan yang dilakukan memerlukan
waktu ekstra, namun tidak mengabaikan sistim maupun prosedur. Hasilnya, hari
ini dapat ditetapkan untuk menjadi landasan penyelenggaraan pemerintahan
pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini dikatakan Ketua DPRD Kabupaten Nabire, Marthen Douw, SE, saat menutup rapat paripurna
DPRD Nabire, Sabtu (28/7) pekan lalu. “Apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bupati Nabire dan jajarannya yang telah memberikan
dukungan dan kerjasama yang baik dalam rangka menjalankan berbagai program dan
kegiatan pembangunan bagi kesejahteraan masyarakat Nabire,” ujarnya. Kata Marthen Douw, kerjasama yang sinergi antara pemerintah Kabupaten Nabire dan DPRD Nabire
adalah bentuk tanggungjawab bersama dalam mewujudkan penyelenggaraan
pemerintahan yang mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Semangat memacu pembangunan di Kabupaten Nabire ini merupakan manifestasi dari kesungguhan kita
dalam pembangunan. Sehingga akan memacu semangat kita semua untuk mencari dan
meningkatkan sumber-sumber pendapatan guna pembiayaan penyelenggaraan
pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Kata dia, eksekutif
dan legislative pada hakekatnya mempunyai tanggung jawab yang sama sesuai
fungsi dan kewenangannya. “Saya mengajak semua untuk selalu memberikan yang terbaik dalam melaksanakan amanat
konstitusi. Dan inilah tanggung jawab kita selaku penyelenggara pemerintah di
Kabupaten Nabire,” tuturnya. Lebih jauh dikatakan, dalam proses pembahasan materi persidangan, sering terjadi
perdebatan. Namun pada hakekatnya kita sadari itu merupakan sebuah dinamika
demokrasi yang biasa dalam menghasilkan keputusan-keputusan yang berkualitas
dan berguna bagi kepentingan masyarakat dan kemajuan pembangunan di Kabupaten
Nabire. “Sehubungan dengan hal itu, atas nama lembaga legislative memohon maaf apabila selama
proses persidangan terdapat tutur kata dan tingkah laku yang tidak berkenan
kepada semua pihak. DPRD Nabire juga mengucapkan terima kasih kepada semua
pihak yang telah berpartisipasi sehingga rapat paripurna DPRD Nabire
terselenggara dengan baik,” ujarnya. (ros)
Bagikan artikel ini



