Ketua Asosiasi Bupati Papua Tengah Desak Pembagian Saham Bank Papua untuk Tiga DOB Baru

NABIRE – Ketua Asosiasi Bupati se-Provinsi Papua Tengah, Melkianus Mote, ST, mendesak adanya pembagian saham Bank Papua bagi tiga provinsi daerah otonomi baru (DOB), yakni Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.
Desakan tersebut disampaikan menyusul hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Papua, di mana ketiga provinsi baru tersebut hingga kini masih berstatus sebagai calon pemegang saham.
“Ketiga provinsi DOB ini masih berstatus calon pemegang saham, sehingga belum memiliki hak dalam pengusulan jabatan direksi maupun komisaris,” ujar Mote.
Ia menjelaskan, saat ini komposisi kepemilikan saham Bank Papua masih didominasi oleh dua provinsi induk, yakni Papua dan Papua Barat. Kondisi tersebut turut berdampak pada dominasi kedua provinsi dalam penempatan posisi strategis di jajaran direksi dan komisaris.
Menurut Mote, ketimpangan ini perlu segera ditata ulang agar mencerminkan keadilan bagi seluruh provinsi di Tanah Papua, khususnya setelah terbentuknya tiga DOB baru.
Ia menambahkan, setelah dilakukan pembagian porsi saham awal, masing-masing provinsi nantinya dapat menambah penyertaan modal sesuai kemampuan keuangan daerah. Dengan demikian, komposisi kepemilikan saham diharapkan dapat mencerminkan keterlibatan seluruh provinsi, termasuk Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.
“Harapannya ke depan, setelah penataan selesai, jabatan direksi dan komisaris dapat diisi secara berimbang oleh keterwakilan enam provinsi di Tanah Papua,” tegasnya.
Mote menilai, langkah ini penting untuk memastikan asas keadilan dan pemerataan dalam pengelolaan Bank Papua sebagai salah satu lembaga keuangan strategis di wilayah Papua. (ist)
Bagikan artikel ini



