Kericuhan pada Laga Distrik Nabire Kota Versus Distrik Menou
NABIRE - Terjadi kericuhan pada laga antara Distrik Nabire Kota versus Distrik Menou di Lapangan Sapta Marga Kodim 1705 Nabire Provinsi Papua Tengah, pada Sabtu (01/06/2024), pukul 16.45 WIT.

NABIRE - Terjadi kericuhan pada laga antara Distrik Nabire Kota versus Distrik Menou di Lapangan Sapta Marga Kodim 1705 Nabire Provinsi Papua Tengah, pada Sabtu (01/06/2024), pukul 16.45 WIT.
Kericuhan dipicu karena beberapa suporter yang tidak menerima keputusan wasit berusaha menerobos masuk ke dalam lapangan sehingga memukul wasit, personil keamanan berupaya melerai namun suporter begitu banyak yang mengejar wasit membuat personil keamanan kewalahan untuk melerai massa tersebut.
Tidak berselang lama, salah satu suporter mencabut senjata tajam (Sajam) dan hampir menebas salah satu panitia (Jeck Kobogau), namun pihak keamanan berhasil merampas Sajam dari tangan salah satu suporter tersebut.
Beberapa menit kemudian, Bupati Nabire Mesak Magai datang ke lapangan dan menenangkan massa yang membuat keributan.
Bupati Nabire hendak berbicara kepada kepala distrik dan pelatih dari Tim Distrik Menou bahwa tim tersebut harus didiskualifikasi karena sudah melanggar aturan yang berlaku dan membuat keributan hingga memukul wasit.
Bupati juga mengatakan turnamen ini harus dialihkan ke Lapangan Batalyon. Akibat dari kejadian tersebut, wasit (ER) yang menjadi korban mengalami memar di dekat hidung, namun tidak terlalu parah, sehingga harus diamankan sementara di dalam asrama Kodim 1705 Nabire.
Menurut informasi dari panitia, masalah keributan yang terjadi ini, panitia akan melaksanakan rapat malam ini (Minggu malam) dan akan memberitahu informasi selanjutnya pada hari Senin sore yang akan dilaksanakannya pertandingan berikut di Lapangan Batalyon 753 Nabire.(joseph)
Bagikan artikel ini



