Kepsek SMAN 1 Plus KPG, Fransiscus: Apresiasi Atas Bantuan Diberikan Pempus dan Pemprov Papua Tengah
NABIRE - Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 1 Plus KPG, Fransiscus D. B. Johanes, S.Pt., M.MPd, menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya untuk program pemerintah karena telah memberikan bantuan baik berupa uang maupun barang.
Pada tahun 2025 kemarin, SMAN 1 Plus KPG mendapatkan bantuan dari Pemerintah Pusat (Pempus) berupa 1 buah smartboard lengkap dengan 1 laptop dan 1 hardisk untuk menunjang proses pembelajaran di SMAN 1 Plus KPG serta bantuan 7 smartboard dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan fasilitas yang diberikan tersebut sudah terpasang di kelas-kelas.
"Kita sudah menyambungkan fasilitas tersebut langsung ke jaringan internet dan termasuk tambahan dari provinsi atau Kominfo berupa 1 Starlink dan untuk melengkapi fasilitas tersebut jaringan sangat diperlukan dan SMAN 1 Plus KPG menambahkan 2 Starlink jadi total ada 3 Starlink yang digunakan," ucap Fransiscus ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin (2/2/2026).
Ia menjelaskan, hal tersebut dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada peserta didik, melalui proses belajar mengajar dan harapannya bahwa sumber belajar tidak hanya terpaku oleh buku-buku yang ada, tetapi anak-anak sendiri bisa mengakses sumber belajar yang saat ini bisa diakses melalui fasilitas-fasilitas yang ada.
"Program lain yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Papua Tengah, yakni Bantuan Operasional Daerah (Bosda) dalam hal ini kaitannya mendukung penyelenggaraan pendidikan yang tidak tercover oleh dana BOS reguler dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah juga mengucurkan anggaran yang tidak sedikit," ucapnya.

Ia menambahkan untuk sekolah negeri per anak mendapatkan Rp1.300.000 untuk satu tahun, dengan adanya Bosda SMAN 1 Plus KPG tidak lagi meminta dukungan orang tua untuk biaya komite, tetapi lebih memanfaatkan bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah dalam program Bosda.
"Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada Gubernur Papua Tengah dan juga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah beserta seluruh jajarannya dan semoga program-program ini ke depan memberikan dampak manfaat yang positif dalam hal penyelenggaraan pendidikan di Provinsi Papua Tengah," katanya.
Ia berharap agar program ini dilanjutkan oleh Pemerintah Provinsi Papua Tengah ke depan, di mana dana bantuan yang diberikan kepada SMAN 1 Plus KPG tahun 2025 berkisar Rp577.200.000 dan total siswa yang berada di SMAN 1 Plus KPG berjumlah 446.(edi)
Bagikan artikel ini



