NABIRE - Kepolisian Resor Nabire melalui, Satuan Reserse Kriminal Unit Buru Sergap (Buser), hingga kini masih memburu 2 tersangka kasus perampokan uang sebesar RP. 320.000.000, berinisial C dan I.   Kapolres Nabire, AKBP. Tagor Hutapea, S.Ik.,M. Si melalui Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polres Nabire, IPTU. I Komang Aswatama, SH, saat ditemui wartawan, Selasa (26/8) di ruang kerjanya mengatakan, kasus perampokan yang mengakibatkan korban Agus Riyadi (26) sampai saat ini masih terus dikembangkan dan didalami oleh pihak Kepolisian. Setelah 1 tersangka berinisial AY sudah berhasil ditangkap kurang lebih 2 jam setelah adanya laporan dari korban. “Untuk kasus perampokan ini, tersangka bisa dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan maksimal 7 tahun penjara. Korban yang juga merupakan nasabah Bank Papua atas nama Agus Riyadi masih kita dalami dan masih kita buru dua pelaku yang lainnya. Karena salah satu tersangka yang berhasil kita tangkap setelah melakukan aksinya tidak sendirian,” ungkapnya. Kata Kasat, sebelum tersangka melakukan aksi perampokan, memang sebelumnya Korban sudah diincar atau dibuntuti oleh pelaku sejak masuk ke dalam bank. Sementara 2 teman lainnya juga ikut memantau situasi pada saat korban sedang mengambil uang di Bank Papua, Senin (25/08) sekitar pukul 09.30 Wit. Dan kejadiannya, sekitar 09.38 Wit pada saat korban memarkir mobilnya di depan Warung Makan Cipta Rasa, karena korban hendak makan. Tetapi, uang sebesar Rp. 320.000.000 ditaruh di dalam mobil, dimana pada saat itu kondisi mobil sudah dalam keadaan terkunci. Namun, begitu korban meninggalkan mobilnya dan pergi makan ke dalam warung, disitulah ketiga tersangka melakukan aksi perampokannya. Menurutnya, ketiga tersangka merupakan jaringan baru di Kota Nabire. Namun setelah diinterogasi oleh pihak kepolisian, tersangka mengaku sudah pernah melakukan aksi yang sama sebelumnya di Kampung Yaro, namun tidak berhasil ditangkap. Tersangka merupakan jaringan dari Palembang. Dan pelaku juga sudah sering melakukan aksi perampokan dengan cara–cara yang sama di daerah Palembang, Sumatera Selatan. Hasil investigasi yang dilakukan Tim Buser Reskrim Polres Nabire, 2 tersangka C dan I, diperkirakan masih berada di wilayah Kabupaten Nabire. Sehingga sampai saat ini Tim Buser masih mengejar 2 tersangka lainnya, yakni C dan I.   “Kami masih kejar dua tersangka lainnya, dan kami juga berharap dua pelaku tersebut secepatnya bisa kami dapat. Dan semua akses baik laut, darat dan udara sudah kita tutup untuk kedua tersangka. Semoga dalam minggu ini kita sudah bisa dapat dua pelaku yang masih buron sampai saat ini,” pungkasnya. (cad)