Kepala SMPN 2 Ingatkan, Narkoba Pelanggaran Berat
NABIRE - Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Nabire, Oping Tandayu, S.Pd.,MM, sesuai tata tertib peserta didik SMPN 2 menggelar tatap muka bersama orang tua murid, pada Sabtu (27/07/2024).
NABIRE - Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Nabire, Oping Tandayu, S.Pd.,MM, sesuai tata tertib peserta didik SMPN 2 menggelar tatap muka bersama orang tua murid, pada Sabtu (27/07/2024).
Di kesempatan tersebut, dirinya mengatakan, pelanggaran peserta didik terhadap tata tertib sekolah yang berlaku akan dikenakan sanksi berat, apabila melanggar atau kedapatan menggunakan Narkoba, mengkonsumsi Miras, mencuri.
Ketika hal itu terjadi, maka pihak sekolah kata dia, akan mengembalikan kepada orang tua. Kedapatan merokok, makan pinang di sekolah akan ada teguran atau peringatan beberapa kali dna akan melakukan pemanggilan.
"Soal Narkoba termasuk pelanggaran berat, karena antisipasi kejiwaan anak, ini yang tidak bisa ditoleril oleh pihak sekolah dan akan mengeluarkan yang bersangkutan," katanya.
Kedapatanan siswa menonton video porno melalui HP dan termasuk kejahatan seksual, kepala sekolah mengingatkan kepada orang tua dan pihak sekolah untuk mengawasi siswa didik ketika berada di rumah.
"Anak-anak kita tak boleh dibiarkan, mesti mereka berada dibawah pengawasan orang tua. Perkembangan kejiwaan anak diantisipasi, baik di rumah maupun di sekolah," tandasnya.
Rapat bersama orang tua kelas tujuh, dengan pihak sekolah dan dewan guru itu menyepakati bersama beberapa hal terkait tata tertib sekolah, termasuk rencana pembuatan gapura dan penjagaan piket.
Dari Ketua Komite SMPN 2, Agustinus Pali, SE dan para orang tua murid hadir dalam pertemuan ini.
Di kesempatan yang sama, Wakepsek, Alimuksin, S.Pd, yang menangani bagian pendidikan menambahkan, SMPN 2 memiliki jumlah siswa 534 pserta didik dan keberhasilan siswa berada pada kita semua.
Pendidikan tidak mudah, hal ini dikatakan bagian kurikulum Muhari, S.Pd, yang mengharapkan dukungan dan kerjasama demi kemajuan siswa didik dan sekolah.(don)
Bagikan artikel ini



