Kepala DLH Ajak Masyarakat Olah Sampah Organik Jadi Pupuk Kompos

NABIRE – Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nabire, Arfan Natan Palumpun, mengajak masyarakat untuk mulai mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos yang bermanfaat.
Menurutnya, sampah organik seperti sisa sayuran, potongan buah dan daun-daunan kering memiliki potensi besar untuk diubah menjadi sesuatu yang bernilai.
Arfan menjelaskan, sudah saatnya masyarakat mengubah pola pikir. Sampah organik tidak seharusnya dibuang atau dibakar begitu saja, melainkan dapat diolah menjadi pupuk yang lebih ramah lingkungan dibandingkan pupuk kimia.
Penggunaan pupuk organik juga sangat baik untuk kesehatan manusia karena tidak mengandung bahan kimia berbahaya. "Kita bicara tentang sampah organik, ini tinggal masyarakat bagaimana kita berpikir sekarang. Sampah organik itu bisa diolah menjadi pupuk yang sebenarnya," kata Arfan di ruang kerjanya, Rabu (24/09/2025).
Lebih lanjut, Arfan menyebut bahwa saat ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Nabire tengah gencar membina beberapa sekolah Adiwiyata. Pembinaan ini bertujuan untuk melestarikan lingkungan melalui berbagai program, seperti penghijauan dan pengolahan limbah menjadi kerajinan tangan yang memiliki nilai ekonomis.
Selain itu, DLH Nabire juga sedang menggalakkan program ‘sampah komposting’. Mereka mengajarkan cara mengolah sisa daun dan sampah organik lainnya menjadi pupuk kompos di halaman sekolah. Dengan program ini, sampah-sampah tersebut akan terurai dengan sendirinya di dalam wadah yang dirancang khusus.
"Sisa-sisa daun yang ada di halaman, jangan dibakar, jangan dibuang. Masukkan di dalam wadah yang sudah dirancang itu, nanti hancur dengan sendirinya tentu menjadi pupuk di halaman taman sekolah mereka," jelas Arfan.(sam)
Bagikan artikel ini



