DEIYAI – Keluarga besar SMP Negeri 2 Tigi Barat (Tibar), Distrik Tigi Barat, Deiyai, belum lama ini telah melaksanakan Ibadah Natal Bersama, bertempat di aula sekolah tersebut. 

Perayaan natal bersama yang diikuti dewan guru, para siswa, para ketua Rukun Tetangga (RT), para kepala suku, para kepala kampung, tokoh agama dan masyarakat, SMP Negeri 2 Tigi barat, dengan thema ‘Bersedia Menerima Yesus’ dengan sub tema ‘Apakah Benar-benar Sudah Siapkan Tempat Menerima Yesus? yang dikutip dari 1 Yohanes 5 : 12.,dipimpinan ibadah, Ev. Yunus Bobii. 

Kepala SMP Negeri 2, Debei, Tigi Barat, Petrus Bobii, sejak hadirnya sekolah SMP Negeri keluarga besar SMP Negeri 2 Tigi Barat selalu melaksanakan natal bersama.  Dan tahun 2021 ini juga keluarga besar SMP Negeri 2 melaksanakan natal bersama. 

Melalui ibadah natal bersama, dapat merenungi makna kelahiran, terutama  keluarga besar SMP Negeri 2 Tigi Barat ini, dan melalui kelahiran sang juru selamat manusia, dapat menerima sang juru slamat di hati kita. 

Ia mengharapkan, melalui peraayaan natal bersama ini, agar seluruh siswa dan guru merayakan hari Kelahiran Yesus dengan penuh rasa sukacita dan semangat sambil menjaga kesehatan, keharmonisan antara sesama dan keluarga kita. 

“Kita juga perlu menghindari  terhadap segala hal yang membuat kita tidak  senang. Kita sambut yesus dengan hati yang terbuka agar tugas dan pekerjaan kita dalam kehidupan dapat diberkati dan dapat terjadi perubahan, kemajukan, sehingga nantinya kita juga menjadi manusia yang dapat berguna bagi banyak orang,” jelasnya.  

Dikatakannya, siswa-siswi perlu membekali diri dengan berbagai ilmu pengetahuan dan ketrampilan dan perlu bersaing dengan anak-anak yang sekolah di kota agar menjadi orang yang berguna bagi keluarga, gereja, bangsa dan negara. 

“Kunci untuk menjadi orang yang berguna adalah belajar dan belajar, menghargai, menghormati dan mentaati orangtua di rumah, guru di sekolah dan guru sekolah minggu di gereja,” katanya.

Ia juga berpesan melalui momentum perayaan natal bersama ini, sambut Yesus dengan hati yang terbuka, jalani hidup ini sesuai tugas dan panggilan, baik sebagai Guru, siswa, petani, pegawai, dan sebagainya, akannya diberkati dengan kemuliahan Tuhan dalam kehidupannya. (hbb/ist)