Kelompok Dewan Tinjau Jalan Yaro-Ororodo
NABIRE – Kelompok Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nabire dipimpin Wakil Ketua I, Marcy Kegou meninjau pembangunan Jalan Yaro – Ororodo, sepanjang 15 KM. Jalan tersebut ditangani secara bertahap mulai dilaksanakan sejak 2016 lalu. Kelompok dewan yang melakuka
Bagikan
NABIRE – Kelompok Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nabire dipimpin Wakil Ketua I, Marcy Kegou meninjau pembangunan Jalan Yaro – Ororodo, sepanjang 15 KM. Jalan tersebut ditangani secara bertahap mulai dilaksanakan sejak 2016 lalu. Kelompok dewan yang melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Distrik Yaro, Selasa (7/2). selain Marcy Kegou sebagai ketua kelompok, didampingi anggota masing-masing Moh Iskandar, SP, Naomi Kotouki, SIP dan Yurmina Money.
Sesuai Kunker dewan ke Kampung Pagouto, jalan dari Yaro ke Kampung Ororodo, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire melalui instansi terkait telah menyelesaikan pembukaan, pelebaran dan pengaspalan jalan sepanjang 8 KM bersama jembatan dari Kampung Yaro hingga Kampung Pagouto. Untuk mencapai 15 KM jalan Yaro-Ororodo yang diusulkan tahun lalu, kini tersisa 7 KM dari Kampung Pagouto ke kampung Ororodo. Pemkab Nabire akan menyelesaikan 7 KM yang tersisa menembus Kampung Ororodo sebagai kampung tua di kawasan Yaro. Jalan tembus ke Kampung Ororodo sebagai kampung tertua di kawasan Yaro ini merupakan perjuangan dari wakil rakyat di lembaga DPRD yang dipercayakan masyarakat kawasan Yaro pada Pemilu legislatif 2014 lalu.Oleh karena itu, ketika menyaksikan pembangunan jalan ke Kampung Ororodo yang dimulai dari Kampung Yaro, Marcy Kegou mengatakan puas karena perjuangannya telah dikabulkan oleh eksekutif sehingga masyarakat Kampung Bomopai, Pagouto dan Ororodo yang selama tertinggal dan tertinggal terus sudah bisa merasakan perhatian dan pelayanan pemerintah kepada masyarakat di daerah ini.Legislator dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini menambahkan, selama ini masyarakat Yaro “gunung” merasa dianaktirikan oleh pemerintah, karena tidak perhatian terhadap pembukaan akses jalan darat untuk memperpendek jarak antara kota dan kampung. Sekalipun, putera dari Yaro pernah menduduki lembaga legislatif bahkan sampai Wakil Bupati tetapi harapan masyarakat tak mampu menembus tembok legislatif dan eksekutif. Harapan masyarakat akan terbukanya akses darat ini mulai terjawab sejak tahun lalu dan dalam tahun ini ketika jalan tersebut sudah masuk hingga Kampung Ororodo.“Saya puas, karena pemerintah sudah membuka jalan ke Kampung Ororodo sehingga masyarakat saya juga bisa membawa hasil usahanya ke kota. Sebab, kalau lalu-lalu itu sudah karena jalannya tidak baik sehingga masyarakat tidak bisa buat apa-apa,” tutur Marcy mengomentari jalan yang sudah tembus hingga Kampung Pagouto. (ans)
Bagikan artikel ini



