Kekompakan dan Jalin Silahturahmi di IAI Sebagai Profesi Apoteker

NABIRE - Ketua Pengurus Cabang (PC) Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kabupaten Nabire, apt. Meylarto Rerung, S.Si., mengatakan dalam sambutannya di LPP RRI, Sabtu (5/7/2025), untuk silahturahmi dan kekompakan di dalam Apoteker IAI, bagi profesi apoteker.
Pemateri pada kegiatan tersebut terdapat dua narasumber, diantaranya, Ismi S.Farm membawakan materi tentang Workshop peningkatan potensi apoteker, melalui platform aplikasi satu sehat dan pemanfaatan aplikasi Sistem Informasi Apoteker (SIAp) dan Oxwal memberikan materi tentang perpajakan dalam era Cortex.
Ketua Pengurus Daerah (PD) Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Papua Tengah, apt. Jequiline Octoviana Tentua, S.Si, mengatakan, hari ini belajar tentang sosialisasi tentang pembayaran pajak, dari pakarnya langsung. Dan ada juga workshop tentang Satuan Kredit Profesi (SKP), bagaimana cara menginputnya di platform satu sehat.
"Yang sangat diharapkan dari pemerintah, khususnya dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Bagaimana kita mengoptimalisasi peran sebagai apoteker, di tempat kita melaksanakan kefarmasian," ucapnya.
Ia menambahkan, sebagai pengurus daerah dan bekerja di dinas kesehatan sebagai kepala seksi pelayanan kefarmasian dan makanan turut mengawasi, bagaimana pelayanan kefarmasian di apotek, rumah sakit, Puskesmas, toko obat dan di klinik, itu dijalankan sesuai dengan standar.

Sebagai kefarmasian tugas lengkap, sesuai standar pelayanan kefarmasian di masing-masing fasilitas seperti di apotek, rumah sakit, Puskesmas, toko obat dan di klinik.
"Bahwa apabila apoteker tidak ada di tempat, apotek harus tutup. Kalau tidak nanti yang akan menutup, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), atau Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), atas rekomendasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Nabire," katanya.(edi)
Bagikan artikel ini



