NABIRE - Sejak dibukanya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SD YPPGI Nabire hingga saat ini, belum memili gedung kelas yang memadai dan layak. Namun demikian SD YPPGI Maranatha Nabire telah menamatkan dua angkatan.

Pada tahun pelajaran 2019/2020 telah menamatkan angkatan pertama sebanyak 21 murid. Sedangkan pada tahun pelajaran 2020/2021 kembali menamatkan angkatan kedua sebanyak 17 murid.

Sementara berdasarkan data jumlah murid yang kini sedang menimba ilmu di bangku pendidikan SD YPPGI Maranatha Nabire, sebanyak 166 murid sesuai Dapodik dan laporan bulanan yang telah disampaikan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire.

“Selama SD YPPGI dibuka, hanya ada satu Rungan Kelas Belajar (RKB) yang dibangun pada tahun 2017 silam. Dan selama ini proses KBM berjalan dengan meminjamkan dua rungan kelas milik TK untuk dua kelas, satu kelas belajar di gedung milik SD dan tiga kelas belajar di teras gereja,” kata Kepala Sekolah SD YPPGI Maranatha Nabire, Doli Degei, S.Pd-SD kepada Papuapos Nabire, Sabtu (19/6/21).

Sementara pihak gereja dan orang tua murid telah menyediakan tanah yang bisa digunakan untuk pembangunan sejumlah ruangan kelas demi menunjang proses KBM di SD YPPGI Maranatha Nabire. Sebab tidak selamanya kepala sekolah TK bersama dewan guru akan meminjamkan gedungnya ke SD. Sehingga diharapkan adanya dukungan dan perhatian pemerintah daerah melalui Dinas Pedidikan Nabire. (des)