NABIRE – Kasus perampasan atau pencurian dengan kekerasan yang biasa disebut penjambretan (baca: jambret) kembali marak di Kabupaten Nabire, khususnya di daerah perkotaan Nabire, terutama di daerah-daerah sepi dan jalan yang tidak diterangi listrik, seperti di daerah sekitar Karang Tumaritis, Karang Mulia dan Jalan Jenderal Sudirman (depan TK Nuri Manis) Distrik Nabire. Terbaru, Sabtu malam kemarin ada seorang ibu yang mengendara kendaraan dikabarkan menjadi korban penjambretan di daerah tersebut. Menyikapi hal ini pihak aparat keamanan dalam hal ini jajaran Kepolisian Resor (Polres) Nabire menghimbau kepada warga untuk selalu berhati-hati dan waspada ketika melintas di beberapa daerah yang dianggap rawan tersebut. Selain kondisi jalan yang gelap dan sepi, khususnya di Jalan Sudirman Nabire kota yang satu jalur dengan Kantor Sekretariat KPU Nabire dan Makodim 1705/Paniai serta kantor pemerintahan lainnya, di areal jalan ini juga kerap digunakan oknum-oknum tak bertanggung jawab sebagai tempat mengkonsumsi minuman keras alias mabuk-mabukan. Untuk itu, selain dihimbau tidak melewati jalan tersebut apalagi di malam hari dan kaum hawa kiranya dipinta untuk tak mengendarai kendaraan di waktu malam apalagi seorang diri, pihak Polres Nabire mengharapkan adanya keterlibatan dinas dan instansi terkait untuk memberikan penerangan di jalan-jalan yang sepi yang ada di daerah ini. “Kita dan keluarga pasti tidak menginginkan jadi korban penjambretan, sehingga kami harap semua pihak dapat mencarikan solusi terbaik menyangkut hal ini, sehingga kasus-kasus kriminal lainnya juga dapat ditekan seminimal mungkin,” terang sumber terpercaya yang enggan dikorankan namanya kepada media ini kemarin. (wan)