NABIRE - Berdasarkan data Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Provinsi Papua Tengah melalui Bidang Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Masyarakat, di 8 kabupaten di Provinsi Papua Tengah sedang ada kasus campak yang tersebar.

Data keseluruhan kasus campak di 8 kabupaten, ada 268 orang positif. Dirawat sebanyak 19 orang, sedangkan yang sembuh 105 orang dan meninggal sebanyak 2 orang.

Dikatakan Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Papua Tengah, Dr. Drg. Yohanes Tebai, MH.Kes, campak merupakan salah satu penyakit menular yang bisa dicegah. Pencegahannya melalui pemberian imunisasi bagi anak yang berumur 9 bulan hingga 5 tahun yang disertai asupan gizi yang baik agar anak memiliki kekebalan tubuh.

“Campak merupakan penyakit menular yang bisa dicegah dengan pemberian imunisasi secara wajib bagi semua anak yang berusia 9 bulan hingga 5 tahun,” tambahnya.

Dikatakan Tebai, untuk penetapan kasus campak masuk sebagai salah satu penyakit Kejadian Luar Biasa (KLB) di wilayah Provinsi Papua Tengah, sesungguhnya kita sedang menunggu penetapan dari Penjabat Gubernur Papua Tengah selaku perpanjangan tangan pemerintah pusat.

Selain itu, kata dia, campak merupakan salah satu penyakit menular yang bisa dicegah dengan cara pemberian imunisasi. Kenapa terjadi kasus campak ? Karena anak berusian 9 bulan hingga 5 tahun tidak divaksin imunisasi.

Untuk itu diimbau kepada masyarakat di 8 kabupaten agar tidak panik dan mulai peka terhadap campak. Dengan memantau anggota keluarga seperti ruam kulit berwarna merah ada bintik-bintik lesi merah di bibir dan mata disertai batuk pilek. Jika ditemukan gejalanya, diharapkan segera dibawa ke rumah sakit dan bagi anak segera mengikuti program imunisasi.

Dan langkah yang saat ini diambil Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Papua Tengah melalui Bidang Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Masyarakat, telah menurunkan tim ke 8 kabupaten guna melakukan pendataan dan pelacakan kasus.

Berikut data campak di 8 kabupaten di Papua Tengah, untuk Kabupaten Nabire suspek 59 orang, positif 16 orang, dirawat 8 orang, sembuh 43 orang dan meninggal dunia 1 orang. Kabupaten Mimika suspek 101`orang, positif 26 orang. Kabupaten Puncak Jaya hingga kini belum dilaporkan. Kabupaten Paniai suspek 68 orang, positif 7 orang, dirawat 7 orang, sembuh 60 orang dan meninggal 1 orang. Kabupaten Dogiyai suspek 16 orang, positif kosong.

Kabupaten Intan Jaya suspek 6 orang, positif kosong, dirawat dan sembuh 2 orang. Kabupaten Puncak supsek 4 orang. Kabupaten Deiyai supsek 14 orang, positif kosong. Total keseluruhan data campak di Provinsi Papua tengah ada 268 orang yang dirawat ada 19 orang sehingga yang sembuh ada 105 orang dan meninggal 2 orang. (des)