NABIRE – Kasus di Badan Gizi Nasional (BGN), penangkapan terhadap tiga pimpinan BGN dan terjadinya pergantian pimpinan diduga berimbas ada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) alias dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Nabire yang untuk sementara operasionalnya terhenti. Operasional terhenti sejak tanggal 5 Juni 2026 hingga waktu yang belum ditentukan.

Salah satunya seperti dialami Dapur SPPG Kalibobo yang operasionalnya terhenti sementara. Pemberitahuan penghentian dapur ini juga telah disampaikan kepada kepala sekolah dan pengelola Posyandu wilayah kerja SPPG Kalibobo. Dalam suratnya disebutkan, operasional dapur sementara dihentikan mulai tanggal 5 Juni 2026 sampai dengan waktu yang belum ditentukan.

Alasan penghentian sementara, ada beberapa hal evaluasi kerja mulai dari BGN pusat sampai dengan dapur SPPG.

Saat dikonfirmasi melalui pesan WA, Korwil SPPG BGN Nabire, Marsel Asyerem, membenarkan adanya dapur yang berhenti operasional sementara. Menurut dia, penyebabnya adalah karena mengalami keterlambatan pencairan dana.

“Harusnya cair Senin tapi bertepatan dengan pergantian kepala maka mungkin ini penyebab keterlambatan. Dapur tidak diijinkan talangi atau utang mencegah terjadinya kebijakan baru. Sehingga dapur yang dana operasional habis tunggu sampai pencairan di rekening dapur. Maka itu di Kalibobo dana belum cair dan tidak cukup jika dipaksakan jalan jadi harus terhenti sebentar,” tulis Marsel Asyerem dalam pesan WA pada Jumat (5/6/26) sore.

Sementara itu, ada dua dapur yang sempat dihubungi media ini, mengaku operasional dapurnya masih berjalan seperti biasa. (agustinus/ros)