Kapolsek Nabire Kota Bantu Bahan Bangunan ke Jemaat GIdI Yerusalem
NABIRE - Kapolsek Nabire Kota, AKP. Steve Liat Pasen, Rabu (18/9) menyerahkan bantuan berupa bahan material bangunan kepada warga Jemaat Gereja GIdI Yerusalem yang terletak di Kampung Kali Mangga Sanoba atas Distrik Teluk Kimi. Bantuan yang diserahkan berupa 20 sak semen da
Bagikan
NABIRE - Kapolsek Nabire Kota, AKP. Steve Liat Pasen, Rabu (18/9) menyerahkan bantuan berupa bahan material bangunan kepada warga Jemaat Gereja GIdI Yerusalem yang terletak di Kampung Kali Mangga Sanoba atas Distrik Teluk Kimi. Bantuan yang diserahkan berupa 20 sak semen dan 100 karton keramik. Bantuan material bangunan diserahkan secara simbolis dan langsung oleh Kapolsek Nabire Kota, AKP. Steve Liat Pasen kepada gembala Gereja GIdI Yerusalem, Mendenggen Gire.
Bantuan yang diberikan sebagai bentuk ungkapan rasa cinta kasih kepada jemaat GIdI Yerusalem. Dimana Jemaat GIdI Yerusalem juga merupakan saudara seiman dan saudara kekasih dari AKP. Steve Liat Pasen. Karena selama 15 tahun lebih dirinya bertugas sebagai anggota Polri dan mengabdi untuk negara di wilayah Polres Puncak Jaya, tepatnya di Distrik Ilu. Sehingga ketika dirinya kembali ke Nabire, dirinya melihat bahwa saudara-saudaranya dari Puncak Jaya, sebagian besar ada yang mengungsi ke Nabire, dan mereka merupakan korban perang suku yang terjadi beberapa tahun lalu. Oleh karena itu, dirinya merasa prihatin dengan keadaan Jemaat GIdI saat ini, dimana pembangunan Gereja Jemaat GIdI Yerusalem Kali Mangga Sanoba atas, hingga hari ini masih dalam tahap pembangunan.Kapolsek Nabire Kota, AKP. Steve Liat Pasen kepada wartawan mengatakan, maksud dan tujuan diserahkannya bantuan bahan material bangunan ini sebagai bentuk keprihatinan semata. Karena jemaat GIdI Yerusalem saat ini sedang berusaha membangun tempat Ibadah atau Gereja. Sehingga, dirinya merasa warga jemaat GIdI Yerusalem Kali Mangga Sanoba atas juga merupakan bagian dari dirinya. Dan dirinya merasa terpanggil untuk membantu sesama saudara seiman, dan dirinya juga menengaskan bahwa penyerahan bantuan bahan material bangunan ke jemaat Gereja GIdI Yerusalem, adalah murni karena panggilan jiwa dan dirinya tidak punya kepentingan apa-apa di balik penyerahan bantuan tersebut. “Saya tegaskan bahwa saya tidak punya kepentingan apa-apa disini, saya hanya merasa prihatin terhadap saudara-saudara saya yang ada di Jemat GIdI Yerusalem, karena saya juga sempat hidup dengan mereka selama 15 tahun disana. dan saya hidup dengan mereka lama, mereka ini berasal dari daerah Tingginambut Puncak Jaya, yang sekarang di kenal dengan tempat konflik. Saya membantu mereka untuk membangun gereja ini, karena saya juga merasa bagian dari sana,” tuturnya. Selain itu, kata Kapolsek, pemberian bantuan bahan material bangunan untuk pembangunan Gereja GIdI Yerusalem Kali Mangga Sanoba atas, adalah juga berkaitan dengan tugas Kepolisian. Pemberian bantuan tersebut merupakan salah satu bentuk komunikasi pihak Kepolisian terhadap warga Kampung Kali Mangga Sanoba atas. Sehingga ketika Polisi dekat dengan warga masyarakat, secara otomatis segala bentuk persoalan apapun yang dihadapi oleh aparat Kepolisian akan lebih mudah diatasi dan dihadapi. Karena lewat komunikasi semua persoalan yang berkaitan dengan Kamtibmas akan cepat diselesaikan. Karena, dengan kita mengenal warga masyarakat, kita akan mudah untuk membangun Kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Nabire, terlebih khusus di wilayah Kepolisian Sektor Nabire Kota. Menurutnya, pemberian bantuan-bantuan seperti ini perlu tindak lanjuti oleh siapapun, yang merasa prihatin dengan warga masyarakat yang ada di Kota Nabire. Dan dirinya berjanji dan berusaha datang dan melihat warga jemaat GIdI yang lainnya yang ada di Kota Nabire, dengan memberikan sedikit dari apa yang telah dimilikinya selama bertugas menjadi Anggota Polri. Dirinya selaku Kapolsek Nabire Kota, juga menghimbau kepada seluruh warga masyarakat yang ada di wilayah Kota Nabire, untuk selalu menjaga Kamtibmas, agar tetap kondusif. Terlebih khusus, kepada warga masyarakat suku Dani, dimana dirinya juga merupakan bagian dari Suku Dani, agar didalam setiap persoalan apapun, harus di selesaikan dengan cara yang baik. Sehingga, dirinya selaku Kapolsek Nabire Kota menghimbau, agar setiap persoalan apapun, yang terkait dengan stabilisasi Kamtibmas di wilayah Nabire Kota, harus betul-betul diselesaikan sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia.“Saya yakin, bahwa setiap persoalan jika diselesaikan dengan cara yang baik, maka akan mendapatkan hasil yang baik pula. Kita harus banyak memberikan sosialiasi hukum positif terhadap mereka, sehingga mereka juga mengerti dengan hukum yang berlaku, walaupun hukum adat tetap berjalan. Tetapi kalau hukum adat itu sangat bertolak belakang dengan hukum Negara, berarti kita berusaha untuk merubah hal itu secara perlahan,”pungkasnya. (cad)
Bagikan artikel ini



