Kapolres Puncak Pastikan Sitkamtibmas Kondusif

PUNCAK — Kepolisian Resor Puncak memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, hingga Jumat (14/8/2026) dalam kondisi kondusif pascakericuhan yang terjadi di Ilaga pada Selasa (11/8/2026).
Kericuhan yang dipicu kesalahpahaman terkait penyaluran Dana Desa Tahap Pertama Tahun Anggaran 2026 tersebut sempat berujung pada pembakaran, pengerusakan hingga penjarahan sejumlah fasilitas pemerintahan. Kondisi itu menyebabkan pelayanan pemerintahan di Kabupaten Puncak untuk sementara mengalami gangguan.
Kapolres Puncak AKBP Domingos De F. Ximenes, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan kondisi keamanan saat ini dapat terjaga berkat sinergi antara jajaran Polres Puncak dan TNI, baik pasukan organik maupun nonorganik yang berada di wilayah tersebut.
“Ini berkat kerja sama dari teman-teman TNI juga, sehingga situasi hingga saat ini masih kondusif,” ujar Domingos saat ditemui di kediaman Bupati Puncak di Gome, Jumat (14/8/2026).
Menurutnya, kehadiran Gubernur Papua Tengah Meki F. Nawipa, Ketua MRP Papua Tengah Agustinus Anggaibak serta jajaran Polda Papua Tengah dalam rangka memberikan penjelasan mengenai Dana Desa kepada para kepala kampung turut membantu meredakan situasi.
Kapolres berharap pemahaman yang telah disampaikan pemerintah provinsi dapat diteruskan kepada masyarakat sehingga aktivitas warga dan pelayanan pemerintahan di Kabupaten Puncak dapat kembali berjalan normal.
“Dengan datangnya Bapak Gubernur, Ketua MRP, Bapak Kapolda, bisa memberikan pemahaman kepada kepala-kepala kampung. Kiranya hal ini bisa memberikan pemahaman tersendiri bagi kepala-kepala kampung yang ada di Kabupaten Puncak, sehingga aktivitas masyarakat bisa kembali normal seperti hari-hari biasanya,” katanya.
Olah TKP Masih Berlangsung
Selain pengamanan, Kapolres mengungkapkan bahwa proses penyelidikan terhadap peristiwa kerusuhan masih dilakukan. Tim dari Polda Papua Tengah melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP) di sejumlah lokasi yang terdampak kerusuhan.
“Olah TKP yang dilakukan oleh tim dari Polda Papua Tengah masih berlanjut dan akan dituntaskan pada hari ini, Jumat,” jelasnya.
Di tengah proses pemulihan, Pemerintah Kabupaten Puncak juga memastikan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tetap dilaksanakan.
Upacara bendera dalam rangka memperingati detik-detik Proklamasi akan digelar di Kabupaten Puncak pada Senin, 17 Agustus 2026.
Kapolres mengajak seluruh elemen masyarakat ikut menjaga keamanan agar agenda nasional tersebut dapat berlangsung aman dan lancar.
“Kemarin kami sudah melakukan imbauan kepada para kepala distrik, kepala kampung, warga masyarakat dan para kepala suku agar bersama-sama membantu menjaga situasi kamtibmas di wilayah Puncak,” ujarnya.
Domingos menegaskan, peringatan HUT ke-81 RI tetap akan dilaksanakan sesuai rencana. Panitia juga telah mempersiapkan seluruh kebutuhan untuk pelaksanaan upacara pengibaran bendera.
“Pelaksanaan tujuh belas Agustus akan tetap dilaksanakan. Pihak panitia juga sudah mempersiapkan proses pelaksanaan upacara pengibaran bendera pada hari Senin,” pungkasnya.
Kapolres berharap seluruh masyarakat Kabupaten Puncak dapat bersama-sama menjaga kedamaian dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat kembali memicu gangguan keamanan, sehingga proses pemulihan pemerintahan dan aktivitas masyarakat dapat berjalan secara bertahap. (cad)
Bagikan artikel ini



