NABIRE - Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., memberikan keterangan pers terkait pelaksanaan bakti sosial di sela-sela kegiatannya di Restoran Sari Kuring, Nabire, pada Kamis (11/06/2026). Dalam kesempatan tersebut, Kapolda menyoroti tantangan mendasar yang dihadapi dalam upaya penyelenggaraan kegiatan donor darah di wilayah Nabire.

Brigjen Jermias Rontini mengungkapkan hingga saat ini, kendala utama yang menghambat aksi donor darah di Nabire adalah ketiadaan fasilitas bank darah. Menurutnya, meskipun antusiasme masyarakat untuk mendonorkan darah cukup tinggi, ketidaktersediaan tempat penyimpanan yang memadai membuat upaya tersebut menjadi sia-sia karena darah tidak dapat disimpan untuk kebutuhan medis di masa mendatang.

Lebih lanjut, Kapolda menekankan darah yang didonorkan memiliki masa simpan terbatas. Tanpa fasilitas penyimpanan yang layak, darah yang terkumpul akan terbuang percuma dan tidak dapat disalurkan kepada mereka yang membutuhkan. Oleh karena itu, Kapolda secara tegas mendorong pemerintah daerah serta pihak-pihak terkait untuk segera memikirkan solusi pembangunan bank darah di Nabire.

Terkait agenda bakti sosial lainnya yang dilakukan pihak kepolisian, Kapolda menjelaskan bahwa bantuan sosial (Bansos) yang disalurkan bertujuan untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Kapolda berharap bantuan tersebut dapat memotivasi masyarakat untuk terus bersinergi dengan pihak kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua Tengah agar seluruh elemen warga dapat beraktivitas dengan nyaman.

Pemilihan lokasi penyaluran bantuan di kawasan pasar pun bukan tanpa alasan. Kapolda menyatakan, pasar merupakan pusat interaksi sosial yang paling umum dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat dari berbagai latar belakang. Dengan hadir di tengah pasar, Polri ingin menjangkau masyarakat secara luas sekaligus memastikan kehadiran negara dirasakan langsung oleh warga yang sedang beraktivitas.

Sebagai penutup, Brigjen Jermias Rontini mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban bersama. Kapolda menegaskan keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab kolektif yang akan memudahkan roda ekonomi masyarakat berputar dengan lancar, sehingga tercipta suasana yang kondusif di seluruh wilayah hukum Polda Papua Tengah. (amd)