NABIRE - Tepatnya di Depan Gereja GKI Eklesia Kampung Nifasi, Distrik Makimi Kabupaten Nabire, telah terjadi longsoran di ruas jalan yang sangat berbahaya dan bisa memakan korban jiwa bagi pengendara roda dua maupun roda empat  yang tidak mengetahui adanya longsoran tersebut. Sebab, longsoran tersebut sudah masuk ke ruas jalan dan kini ruas jalan tersisa tiga meter saja yang dapat dilalui kendaraan. Perlu diketahui, bahwa longsoran yang terjadi ini tepatnya di ruas jalan utama yang menghubungkan masyarakat 5 kampung dan juga masyarakat distrik tetangga, yakni masyarakat Kampung Masipawa, Mosan, Napan dan Weinami Distrik Napan, sehingga diharapan adanya kebijakan untuk perbaikan atau penimbunan di ruas jalan yang kini longsor kurang lebih dua hingga 3 meter. Beberapa sopir angkutan Lagari - Kota Nabire serta juga beberapa pengendara kendaraan roda dua yang dijumpai Papuapos Nabire, Sabtu(15/2) mengatakan, jika Pemerintah Distrik Makimi  dan Kampung Nifasi tidak cepat mengambil kebijakan atau tindakan dapat dipastikan ada korban jiwa bagi masyarakat atau pengendara yang tidak tahu adanya longsoran tersebut. Dengan demikian sebelum dilakukan perbaikan ruas jalan tersebut, perlu dari arah kota maupun dari arah Lagari diberikan tanda yang bisa dilihat oleh para sopir angkutan maupun roda empat serta bagi para pengendara kendaraan roda dua, sebab longsoran tersebut terlihat sangat berbahaya dan pasti menelan korban jiwa, kalau tidak tau atau tidak hati-hati. Sementara kita ketahui pula bahwa ruas jalan utama Nifasi - Lagari dan Makimi sangat ramai dilalui kendaraan di setiap harinya, dimana ada masyarakat yang berwisata ke Air Terjun Bihewa, ada petani yang menjual hasil taninya ke kota, ada pengusaha kayu juga yang menjual kayunya ke kota dan juga arus penumpang ke tanjung Lagari terlihat juga dipadati kendaraan roda dua dan roda empat.   Sehingga diharapkan adanya kebijakan langsung dari Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) agar tidak lagi terjadi kemacetan dan juga korban jiwa, sebab ruas jalan Nifasi Lagari dan Makimi ini setiap harinya sangat ramai dilalui kendaraan pribadi, kendaraan umum dan juga kendaraan roda dua lainnya.(des)