Kamapi Youth Day 2026 Siap Digelar di Moanemani, Satukan Pemuda Katolik dari 10 Distrik di Dogiyai

DOGIYAI – Ribuan Orang Muda Katolik (OMK) dari wilayah Kamu dan Mapia (Kamapi) dijadwalkan berkumpul dalam ajang Kamapi Youth Day 2026 yang akan dipusatkan di halaman Gereja Katolik Santa Maria Imaculata Moanemani, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, pada 26 Juni 2026 mendatang.
Kegiatan akbar kepemudaan Katolik tersebut rencananya akan dibuka secara resmi oleh Uskup Keuskupan Timika, Mgr. Bernardus Bofitwos Baru, O.S.A., sekaligus menjadi momentum penguatan iman, karakter, dan peran generasi muda dalam pembangunan masyarakat.
Ketua Panitia Kamapi Youth Day, Alexsander Tagi, SE, kepada wartawan di Moanemani mengatakan bahwa seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan secara matang. Bahkan, persiapan telah dilakukan selama kurang lebih satu tahun enam bulan guna memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan sukses.
Menurut Alexsander, Kamapi Youth Day tidak hanya menjadi ajang pertemuan dan pembinaan rohani bagi kaum muda, tetapi juga wadah untuk membangun kesadaran generasi muda terhadap berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.
"Kami ingin mendorong lahirnya pemuda yang responsif terhadap misi gereja dan pembangunan masyarakat, dengan menjunjung tinggi nilai-nilai etika, moral, budaya, serta adat istiadat yang baik. Pemuda harus mampu menjadi agen perubahan menuju masa depan yang lebih baik," ujarnya.
Ia menjelaskan, sejumlah isu strategis akan menjadi fokus pembahasan dalam kegiatan tersebut, di antaranya penguatan ekonomi kerakyatan, pendidikan, kesehatan masyarakat, kehidupan sosial keagamaan, serta pelestarian nilai-nilai adat dan budaya lokal.
Selain itu, Kamapi Youth Day juga akan menekankan pentingnya peran keluarga sebagai gereja pertama dalam membentuk karakter generasi muda melalui pendidikan agama dan pembinaan budi pekerti.
"Fokus utama kami adalah kesehatan masyarakat, pendidikan, dan pelestarian adat istiadat. Semua itu berangkat dari keluarga sebagai fondasi utama dalam membangun generasi yang berkualitas," kata Alexsander.
Ia menambahkan, peserta yang akan hadir berasal dari 10 distrik di wilayah Kamapi dan mewakili sekitar 79 kampung yang tersebar di Kabupaten Dogiyai. Kehadiran para pemuda dari berbagai wilayah diharapkan menjadi ruang persatuan, kolaborasi, dan pertukaran gagasan untuk kemajuan daerah.
Dalam rangkaian persiapan kegiatan, Uskup Keuskupan Timika juga telah melakukan pemberkatan terhadap berbagai persiapan yang telah dilakukan panitia sebagai bentuk dukungan dan doa bagi kelancaran pelaksanaan Kamapi Youth Day.
Alexsander berharap kegiatan tersebut dapat membawa dampak positif bagi generasi muda, khususnya di wilayah Kamu dan Mapia, sehingga mampu menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
"Kami berharap setelah kegiatan ini ada perubahan nyata dalam diri para pemuda, sehingga mereka mampu menjadi teladan dan motor penggerak pembangunan di daerahnya masing-masing," tuturnya.
Dukungan terhadap pelaksanaan Kamapi Youth Day juga datang dari berbagai pihak, termasuk aparat keamanan. Pihak Polsek setempat disebut telah melakukan komunikasi dan diskusi bersama panitia guna memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar.
Dengan mengusung semangat persaudaraan, pelayanan, dan pengembangan kapasitas generasi muda, Kamapi Youth Day 2026 diharapkan menjadi tonggak penting dalam membangun masa depan pemuda Katolik yang berkarakter, beriman, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan daerah. (don)
Bagikan artikel ini



