NABIRE – Kepala Kampung Wadio, Nuryadi berniat menata kampung dengan dana bantuan yang akan dikucurkan setiap tahun. Tahun anggaran ini, Kakam Nuryadi berencana menata dengan membangun selokan dan menata lapangan sepak bola. Kakam Wadio, Nuryadi, pekan lalu di Balai Kampung, mengatakan dana pembangunan kampung tahun anggaran 2018 yang diterima Kampung Wadio akan dipergunakan untuk penataan kampung, membangun dan membersihkan selokan di dalam kampung. Karena, beberapa selokan dalam kampung belum ada sehingga sering banjir pada saat hujan. Oleh karena itu, dana bantuan kampung tahun 2018 akan dipakai untuk membangun selokan dan memperbaiki selokan yang sudah ada untuk menghindari banjir di tengah pemukiman warga. Ia mengungkapkan, warga Wadio bagian depan, sering kebanjiran pada saat hujan. Karena tidak adanya selokan. Oleh karena itu, kita akan membangun selokan dalam tahun anggaran 2018 dengan dana bantuan kampung. Disamping itu, dana bantuan kampung lain akan dimanfaatkan untuk perbaikan lapangan sepakbola dengan menimbun material dan menanam rumput. Hal ini agar kaum muda di Kampung Wadio bisa bermain di dalam kampung, tidak seperti selama ini, bermain di luar. Nuryadi menambahkan, dana bantuan kampung tahun anggaran 2017, sudah menimbun lapangan sepakbola. Oleh karena itu, dengan dana bantuan kampung 2018, akan diupayakan untuk pemerataan dan menanam rumput supaya kaum muda dari kampung ini bisa bermain di lapangan yang ada. Untuk menata Kampung Wadio, kata Nuryadi, dalam tahun anggaran 2017, pencairan tahap pertama telah membangun tower untuk pengeras suara, pendopo Balai Kampung. Sedangkan pencairan tahap kedua, telah menimbun jalan/gang sepanjang 1 KM di dalam kampung dan lima gorong-gorong.(ans)