Kajari Nabire ‘Ngopi’ Bareng Wartawan Bangun Sinergitas

NABIRE - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Nabire, Dr. Jusak Elkana Ayomi, S.H., M.H, yang baru beberapa minggu resmi bertugas di wilayah Kabupaten Nabire, Rabu (19/11/25) memanggil sejumlah wartawan yang bertugas di Nabire untuk ‘ngopi’ bareng, sekaligus berkenalan dengan dirinya.
Selain ngopi bareng wartawan, tujuan dari dirinya memanggil wartawan adalah untuk mempererat silaturahmi dan komunikasi, bertukar pikiran serta memperkuat sinergi antara kejaksaan dan media.
Kegiatan ini sering dilakukan dalam suasana santai untuk membangun hubungan yang lebih baik dan terbuka antara pihak kejaksaan dan insan pers.
Kata Kajari Nabire, peran media sangat besar dalam memajukan dan menentukan arah masa depan bangsa. Sebagai lembaga penegakkan hukum, Kajari perlu menjalin silaturahmi dan membangun kerja sama bersama dengan wartawan yang merupakan salah satu wadah media sosial kontrol serta mitra sosialisasi penegakkan hukum.

Di mana, Kejaksaan selalu mengedepankan integritas dan profesionalitas dalam melaksanakan tugas, fungsi dan wewenangnya sebagai aparat penegak hukum. Dengan terjalinnya silaturahmi hubungan yang baik antara wartawan dengan Aparat Penegak Hukum (APH), diharapkan berbagai persoalan hukum dapat dicegah secara transparan dan berkeadilan.
“Tong santai saja eee, saya tadi bincang-bincang dengan pak Kasie Intel tadi, sa tanya wartawan-wartawan Nabire ini adakah, kalau ada, undang dorang kita ngopi-ngopi di kantor. Jadi teman-teman wartawan terima kasih sudah memenuhi undangan ini dan pasti ke depan mungkin sebulan sekali kah, torang ngopi-ngopi di mana kah,” ungkapnya, disambut dengan tawa semringah dari para wartawan yang berada di ruang kerjannya, Rabu (19/11/25).
Dirinya juga mengatakan, bahwa yang mengangkat nama Kejaksaan di mata masyarakat saat ini, tidak terlepas dari peran media. Oleh karena itu, selaku pimpinan Kejaksaan Negeri Nabire, dirinya berharap, para rekan-rekan media yang ada di Nabire untuk tidak bosan-bosan dan tetap berkarya dan menjalin komunikasi dan kordinasi yang intens dengan Kejari Nabire, sehingga setiap pemberitaan-pemberitaan yang akan diekspos ke publik, melalui Kejaksaan Negeri, dapat sampai ke telinga warga masyarakat, dengan bukan hanya mengangkat nama kejaksaan, tetapi juga memberikan edukasi kepada warga masyarakat terkait penengakan hukum positif kepada setiap warga negara.

“Saya baru di Nabire, sebelumnya juga pernah ke Nabire waktu masih tugas di Jayapura, tapi hanya tugas sebentar saja, kalau ada pemeriksaan-pemeriksaan. Terus saya ke Manokwari, terakhir di Bintuni dan tentunya di mana daerah tempat kita bertugas mempunyai karakter yang berbeda-beda, sehingga dengan adanya teman-teman wartawan di sini, saya berharap kita bisa saling memberikan masukan, saling koordinasi, komunikasi, supaya tong sama-sama memajukan daerah ini,” imbuhnya.
Suasana yang penuh keakraban dan santai menggambarkan, bahwa Kajari Nabire tidak alergi dengan wartawan, justeru terus memberikan motivasi kepada para awak media untuk terus berkarya dengan menulis pemberitaan yang sesuai dengan fakta dan terkonfirmasi dengan baik oleh para narasumber atau pihak terkait.

Karena, dijaman kemajuan era teknologi yang semakin maju dan berkembang saat ini, tidak menutup kemungkinan, semakin gampang berita-berita ‘Hoaks’ dibuat dan tersebar di media sosial.
“Saya mungkin selama bertugas di Nabire, fokus kepada tiga atensi, yaitu penanganan tindak pidana korupsi, kemudian percepatan pembangunan kantor Kejati dan pelaksanaan pelelangan barang-barang bukti dari hasil tindak pidana korupsi untuk dikembaikan ke kas negara,” tandasnya.(cad)
Bagikan artikel ini



