NABIRE - Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Provinsi Papua Yoseph I.S  Matutina, S.Sos, M.Si, usai membuka kegiatan pelatihan desain batik, Rabu (16/5), pada Jumat kemarin bertempat di Hotel Nusantara I Jalan Pemuda Nabire menutup secara resmi kegiatan pelatihan tersebut, yang diwakili langsung Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Nabire A. Gobay. Sebelum penutupan Ketua Panitia Arsyad Jumay, S.Sos, MM dalam laporan kegiatannya menyampaikan pelatihan ini untuk memberikan pemahaman, pengetahuan arti pentingnya keragaman dan alam Papua dalam membangun Papua kedepan. Supaya bisa mandiri dan bisa menciptakan lapangan kerja sendiri. Peserta kegiatan pelatihan desain batik tahun 2018 di Kabupaten Nabire  berjumlah 30 peserta yang berasal dari lima kelompok pengrajin batik di Kabupaten Nabire, dengan waktu pelaksanaan selama tiga hari, terhitung tanggal 16 Mei hingga 18 Mei 2018 nanti. Dikatakan Yoseph Matutina dalam sambutannya, kegiatan pelatihan desain batik ini bertujuan untuk membangun kesepahaman dalam rangka peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya pengembangan dan peningkatan taraf ekonomi masyarakat yang berbasis potensi lokal atau kearifan lokal. Bentuk-bentuk ekonomi kreatif selalu tampil dengan nilai tambah yang khas, menciptakan pasarnya sendiri dan berhasil menyerap tenaga kerja serta pemasukan ekonomi. Untuk mengembangkan ekonomi kreatif, diperlakukan sejumlah SDM yang berkualitas dengan daya inovatif dan kreaktivitas yang tinggi, namun disamping kebutuhan akan SDM yang berkualitas. Pengembangan ekonomi kreaktif membutuhkan ruang atau wadah sebagai tempat penggalian ide berkarya sekaligus aktualisasi diri dan ide-ide kreaktif. “Melalui atraksi wisata di Papua dapat menjadi sumber ide-ide kreaktif yang tidak akan pernah habis untuk dikembangkan proses kreaktivitas untuk pembuatan kerajinan lainnya dapat menjadi atraksi wisata tersendiri yang memberikan nilai tambah,” katanya.(wan)