Kadin DLH Nabire Reboisasi Mangrove di Nabire
NABIRE - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nabire melakukan penanaman bibit mangrove atau reboisasi dan melanjutkan program penanaman mangrove dititik yang berbeda dan mengenai dampak abrasi disepanjang bibir pantai di daerah perkotaan Nabire.

NABIRE - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nabire melakukan penanaman bibit mangrove atau reboisasi dan melanjutkan program penanaman mangrove dititik yang berbeda dan mengenai dampak abrasi disepanjang bibir pantai di daerah perkotaan Nabire.
Dikatakan Kepala DLH Kabupaten Nabire, Arfan Natan Palumpun, ST.,MT, kepada wartawan, mangrove tersebut mempunyai potensi besar. Oleh sebab itu, DLH melaksanakan kegiatan ini sebagai percontohan dalam pelestarian lingkungan berbasis masyarakat dan Pemerintah Kampung Air Mandidi.
Program ini, lanjutnyaa, melibatkan kolaborasi lintas sektor yang mana dari pihak TNI AL Nabire dengan DLH Kabupaten Nabire serta masyarakat setempat. Kegiatan tersebut bertujuan menjaga ekosistem pesisir pantai dari dampak abrasi.
Arfan menambahkan, hari ini DLH melaksanakan kegiatan penanaman seribu bibit mangrove. "Di sini dan kami akan tetap jalan dengan tim untuk melaksanakan kegiatan tersebut dari kota hingga ke kampung di wilayah Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah," katanya.

Menurut pantauan Papuapos Nabire di lapangan, program penanaman atau reboisasi mangrove tersebut sangat penting dan perlu dukungan penuh dari masyarakat, karena kalau mangrove kembali tumbuh dengan baik, maka dampak abrasi dan ekosistem hutan mangrove banyak manfaat untuk potensi wisata di tahun yang akan datang.(rob/hum pemprov)
Bagikan artikel ini



