Kabid SD/Mi Apresiasi 116 Kepsek SD/Mi Sukseskan UAS Bagi 3.090 Pelajar
NABIRE - Kepala Bidang (Kabid) SD/Mi Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Alberth Sipahelut, S.Pd memberikan apresiasi kepada 116 Kepala Sekolah (Kepsek) SD/MI yang telah sukses melaksanakan Ujian Akhir Sekolah (UAS) bagi 3.090 pelajar. UAS telah berlangsung dari tanggal 5 hingga 8 Mei tahun pelajaran 2024/2025.

NABIRE - Kepala Bidang (Kabid) SD/Mi Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Alberth Sipahelut, S.Pd memberikan apresiasi kepada 116 Kepala Sekolah (Kepsek) SD/MI yang telah sukses melaksanakan Ujian Akhir Sekolah (UAS) bagi 3.090 pelajar. UAS telah berlangsung dari tanggal 5 hingga 8 Mei tahun pelajaran 2024/2025.
Melalui sambungan telepon, Rabu (7/5/25), Kabid SD/Mi, Alberth Sipahelut, mengatakan, dirinya selaku Kabid kini melakukan pantauan UAS di wilayah Distrik Napan di 4 SD. Yakni di SD Negeri/Inpres Weinami, SD YPK Napan, SD YPK Yahwe Masipawa dan juga SD Negeri/Inpres Kampung Mosan.
Hasil monitor dan komunikasi via telepon dengan semua kepala sekolah SD yang berada di pulau, pesisir, pedalaman dan juga di pinggiran serta perkotaan, dilaporkan semua sekolah telah sukses laksanakan UAS.
Selaku Kabid juga berharap agar setelah pelaksanaan UAS, para Kepsek kembali mengakodir semua dewan guru di masing-masing sekolah untuk memeriksa hasil UAS. Karena pada tangagal 2 Juni tahun 2025 hasil ujian sudah harus diumumkan.
Setelah pengumuman hasil ujian, kata dia, Kepsek sudah harus bersiap-siap bersama operator Dapodik sekolah untuk mencetak E-Ijazah. Dan selanjutnya diserahkan kepada anak guna melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
“Intinya saat anak-anak lulusan SD/Mi akhir tahun pelajaran 2024/2025 mendaftarkan diri semua berkanya sudah lengkap alias siap,” ujarnya.
Disinggung data Resedu atau data kependudukan yang disinkronkan dengan data Dapodik, Kabid SD/MI mengatakan, soal peserta ujian SD/MI yang sebanyak 3.090 peserta itu tidak bermasalah. Apabila ada kesalahan pada data anak atau peserta ujian, kini pihak Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah memberikan waktu 14 hari untuk perbaikan data. Sehingga masih ada waktu untuk dilakukan perbaikan. (des)
Bagikan artikel ini



