Jubir Gubernur Papua Tengah Tegaskan Poster Lomba Lukis Hoaks, Masyarakat Diminta Waspada
Penegasan tersebut disampaikan Juru Bicara Gubernur Papua Tengah, Emanuel You, melalui siaran pers menanggapi beredarnya poster lomba lukis yang mencatut atau mengatasnamakan pemerintah daerah.

NABIRE – Masyarakat Papua Tengah diminta tidak mudah percaya terhadap informasi lomba lukis yang beredar luas di media sosial. Informasi yang disebarkan melalui poster tersebut dipastikan tidak benar alias hoaks dan bukan merupakan agenda resmi Pemerintah Provinsi Papua Tengah.
Penegasan tersebut disampaikan Juru Bicara Gubernur Papua Tengah, Emanuel You, melalui siaran pers menanggapi beredarnya poster lomba lukis yang mencatut atau mengatasnamakan pemerintah daerah.
Emanuel menegaskan, apabila kegiatan lomba tersebut benar merupakan agenda pemerintah provinsi, maka informasi resmi tentu akan terlebih dahulu disampaikan melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait sebagai bagian dari sosialisasi kepada masyarakat.
"Saya selaku juru bicara tidak pernah menerbitkan ataupun mengeluarkan informasi terkait kegiatan lomba lukis sebagaimana yang disebarkan dalam poster tersebut," tegas Emanuel.
Menurutnya, penyebaran informasi palsu tersebut patut diwaspadai karena berpotensi menyesatkan masyarakat sekaligus merugikan pihak-pihak tertentu. Bahkan, informasi tersebut dinilai sebagai upaya untuk menjatuhkan nama baik Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah.
Karena itu, Emanuel mengimbau masyarakat agar lebih cermat dalam menerima maupun membagikan informasi yang beredar di media sosial. Masyarakat juga diminta tidak memberikan data pribadi ataupun melakukan pembayaran biaya pendaftaran dalam bentuk apa pun terkait lomba yang belum jelas kebenarannya.
Ia mengingatkan, masyarakat sebaiknya selalu mengakses saluran komunikasi resmi Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk mendapatkan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Lebih lanjut, Emanuel mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini tengah menelusuri sumber penyebaran poster tersebut. Tidak menutup kemungkinan, pembuat maupun penyebar informasi hoaks itu akan dilaporkan kepada pihak berwenang agar diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk sama-sama berhati-hati. Jika ada informasi yang diragukan kebenarannya, silakan tanyakan langsung kepada kami. Jangan sampai masyarakat menjadi korban informasi yang menyesatkan," pungkasnya.
Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengingatkan masyarakat bahwa memastikan kebenaran sebuah informasi sebelum mempercayai dan menyebarkannya merupakan langkah penting untuk mencegah kerugian serta menjaga ruang digital tetap sehat dan bertanggung jawab. (ppn)
Bagikan artikel ini



