Wakapolda Pimpin Apel Perdana Saka Bhayangkara, Tekankan Disiplin dan Karakter Generasi Muda
Dalam arahannya, Wakapolda menegaskan bahwa Saka Bhayangkara merupakan wadah pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka yang bersinergi dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

NABIRE - Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav Robby Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., memimpin Apel Perdana Saka Bhayangkara tingkat Daerah Papua Tengah yang dirangkaikan dengan pembentukan Satuan Binaan (Satbin) Saka Bhayangkara di lingkungan Polda Papua Tengah, Sabtu (31/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri Sekretaris serta Pengurus Kwarcab Nabire, Irwasda Polda Papua Tengah, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Papua Tengah, serta para peserta apel dan anggota Pramuka Saka Bhayangkara.
Dalam arahannya, Wakapolda menegaskan bahwa Saka Bhayangkara merupakan wadah pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka yang bersinergi dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Melalui wadah tersebut, para anggota diharapkan mampu membentuk karakter yang disiplin, bertanggung jawab, memiliki jiwa kepemimpinan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

Wakapolda juga menyampaikan empat poin penting yang harus menjadi pedoman bagi seluruh anggota Saka Bhayangkara, yakni disiplin, pembentukan karakter, kepeloporan dalam menjaga kamtibmas, serta cinta tanah air dan semangat bela negara.
Ia menekankan bahwa disiplin merupakan kunci keberhasilan yang harus dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari hadir tepat waktu, menaati aturan, menghormati pembina, hingga menjalankan setiap tugas dengan penuh tanggung jawab.
Selain itu, para anggota Pramuka diingatkan agar menjauhi narkoba, minuman keras, pergaulan bebas, tawuran, serta berbagai tindakan yang dapat merusak masa depan generasi muda.
“Manfaatkan masa muda untuk melakukan hal-hal positif dan bermanfaat,” demikian pesan Wakapolda kepada para peserta apel.
Lebih lanjut, Wakapolda mendorong anggota Saka Bhayangkara untuk menjadi pelopor kamtibmas di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Generasi muda diharapkan mampu menjadi teladan dalam menanamkan nilai persatuan, toleransi, serta kepedulian terhadap sesama.

Sebagai generasi penerus Papua Tengah, anggota Saka Bhayangkara juga memiliki tanggung jawab untuk menjaga persatuan, menghargai keberagaman, serta berkontribusi menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif di Tanah Papua.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda berpesan agar seluruh peserta tidak merasa kecil atau tidak mampu dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.
Ia mengajak para anggota Pramuka untuk terus belajar, berlatih, dan berkarya, serta menjadikan Saka Bhayangkara sebagai wadah menempa diri menjadi pribadi yang tangguh, berintegritas, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
“Kegiatan apel Saka Bhayangkara pada hari ini saya harapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan semangat pengabdian, persaudaraan, dan kebersamaan,” ujar Wakapolda mengakhiri arahannya.
Melalui apel perdana dan pembentukan Satbin Saka Bhayangkara tersebut, diharapkan pembinaan generasi muda di Papua Tengah semakin kuat, sekaligus mendorong lahirnya generasi yang berkarakter, berjiwa nasionalis, dan memiliki kepedulian terhadap keamanan serta ketertiban masyarakat. (luk)
Bagikan artikel ini



