NABIRE - Rapat lintas sektoral menyikapi pelaksaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilukada Nabire tahun 2020 sebagai upaya penyatuan presepsi antara pihak penyelenggara dan pengawas Pemilu dengan pihak pemerintah daerah dan aparat keamanan bertempat di aula RBP Polres Nabire, Minggu (13/12/2020) 13.00 WIT atau jam 1 siang kemarin.

Dalam rapat lintas sektoral dipimpin oleh Kombes Pol. Gatot Aris Purbaya, S.IK dan Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly, S.IK.,M.H,M.Si selaku Pamatwil Daerah Nabire, didamping Bupati Nabire Isaias Douw, S.Sos.,M.Ap serta Kapolres Nabire AKBP Kariawan Barus, S.H,S.IK.,MH dan Dandim 1705/PN Letkol Inf Benny Wahyudi, M.Si (Han), Forkopimda, Ketua Bawaslu, Ketua KPU dan masing-masing Paslon.

Di kesempatan tersebut, Kombes Pol Gatot Aris Purbaya manyampaikan ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh yang hadir pada rapat menyikapi PSU yang rencananya akan dilaksanakan Senin, 14 Desember 2020 (hari ini). 

Selain itu, dirinya juga memberikan pesan-pesan Kamtibmas pada pelaksanaan PSU besok agar seluruh elemen bersama-sama membantu tugas Polri untuk mengamankan dan menjaga situasi Kamtibmas di Nabire.

“Saya berpesan kepada semua pihak untuk tetap menjaga stabilitas selama kegiatan pemungutan suara ini berjalan dengan aman dan lancar, selain itu juga dalam hal ini TNI/Polri menyatakan siap mengamankan pelaksanaan PSU besok dengan aman, damai dan tentram,” ujar Gatot Aris Purbaya.

Rapat ini dilaksanakan oleh Polres Nabire selaku mediator bertujuan untuk mencari solusi dan penyatuan persepsi dalam pelaksanaan PSU, dimana pelaksanaan PSU merupakan salah satu ambang gangguan Kamtibmas yang sarat.

Kapolres Nabire AKBP Kariawan Barus, di tempat yang sama menyampaikan dengan terlaksananya kegiatan ini bahwa presepsi yang dibentuk ialah seluruh Paslon diwajibkan selalu menjadi garda terdepan untuk menyelesaikan permasalahan terkait pelaksanaan Pemilukada terutama dalam pelaksanaan pemungutan suara yang akan datang.

“Dengan begini kita sama-sama menjamin bahwa kelancaran pemungutan suara ulang di Kabupaten Nabire aman terkendali dan jika adanya pelanggaran pada pemungutan suara ulang besok maka akan dilakukannya langkah-langkah penegakan hukum sesuai peraturan yang berlaku,” pungkas mantan Kapolres Kepulauan Yapen itu.(wan)