NABIRE – Kembali jelang memasuki Natal, 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 1 Januari 2026 (Natura), Kepala Suku Besar Wilayah Meepago, Melkias Keiya, SH, kembali mengeluarkan pesan damai sepada seluruh masyarakat yang ada di 8 kabupaten wilayah Provinsi Papua Tengah.

Di mana, Keiya meminta agar masyarakat Papua Tengah bersama–sama menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) jelang kelahiran Sang Juruselamat Yesus Kristus (Natal 25 Desember 2025) hingga memasuki tahun baru 1 Januari 2026, yang tinggal hitungan hari saja.

Untuk itu, dirinya meminta masyarakat agar dapat menahan diri dan tidak terprovokasi dengan isu-isu dan ajakan yang tidak benar serta dapat menghindari dan menjauhi minuman keras, kekerasan dan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri, juga marilah saling menghormati antarsesama masyarakat.

Demikian bunyi press release yang dikirim Kepala Suku Besar Wilayah Adat Meepago, Melkias Keiya, SH, melalui via WA kepada Papuapos Nabire, Minggu (21/12) seraya menambahkan, saling mengakui dan menghargai itu sangat penting, bukan dengar ajakan, isu dan gampang terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Karena lewat kelahiran Sang Putra Natal di bulan Desember ini, sesungguhnya itu merupakan sebuah momen untuk dapat mengintrofeksi diri berapa besar kita melakukan kebaikan di tahun 2025 dan apa yang kita akan lakukan di 1 Januari 2026 mendatang. “Masa lalu boleh ditinggalkan, tetapi marilah kita merancang sebuah masa depan di tahun 2026 yang lebih baik,” ujarnya.

Sebab, sebuah kegagalan di masa lalu tidak mungkin akan diambil kembali, tetapi biarkan itu pergi bersama masanya. “Marilah kita merancang sebuah kebaikan di masa depan yang akan mendatangkan kebaikan bagi kita, keluarga dan sesama dengan tetap berharap kepada Tuhan karena Dialah sang pemilik hidup, berkat dan suka cita,” pungkasnya.(des)