Jelang Kegiatan MPLS, SMPN 5 Nabire Gelar Rapat

NABIRE - Jelang awal tahun pelajaran 2026/2027 pihak Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 5 Nabire, Senin (6/07/2026), telah melaksanakan kegiatan rapat membahas persiapan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sesuai dengan Juknis pelaksanaan MPLS yang baru diturunkan oleh pihak Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI.
Di mana pada petunjuk Kemendikdasmen yang baru tersebut, telah mengisyaratkan, dalam pelaksanaan kegiatan MPLS tidak lagi dilaksanakan selam tiga hari, tetapi selama 5 hari dan juga harus ada panitia MPLS yang bertugas melaksanakan MPLS hingga tuntas atau selesai sesuai jadwal.
Untuk itu, kegiatan MPLS bagi calon murid baru SMPN 5 Nabire akan dilaksanakan selama 5 hari yang dimulai dari 13 hingga 17 Juli 2026, sehingga dijadwalkan pada 11 Juli semua calon murid baru akan dikumpulkan kembali untuk mendapatkan pengarahan dan juga jadwal MPLS agar diketahui orang tua murid.
Sementara itu, ketika ditanya soal adanya biaya untuk pembelian baju seragam dan atribut sekolah yang masih saja ada biaya yang ditanggung orang tua murid, dengan tenang Kepsek SMPN 5 Nabire, Kardina H. Ibrahim, S.Pd., M.Pd, mengatakan soal biaya seragam dan atribut telah ada kesepakatan pihak sekolah dan orang tua murid lewat rapat komite.
Dimana, untuk baju seragam putih biru dan Pramuka menjadi tanggung jawab orang tua murid, sementara baju seragam batik, olahraga, rompi, kaos kaki, ikat pinggang, topi dan juga tanda lokasi sekolah menjadi urusan pihak sekolah yang dananya dari orang tua murid dan tinggal pihak sekolah yang pesan.
Sehingga berbicara pungutan, sesungguhnya di SMPN 5 Nabire sudah tidak ada lagi pungutan biaya SPP dan juga pembangunan, soal dana untuk pembelian baju batik, olahraga, rompi dan atribut lain. “Sesungguhnya itu menyangkut ciri khas masing-masing sekolah untuk kita bisa dapat mengenal anak dari sekolah mana,” jelas Kardina. (des)
Bagikan artikel ini



