SENTANI — Kabar menggembirakan menghampiri insan sepak bola Tanah Papua. Jayapura resmi diproyeksikan menjadi tuan rumah babak penyisihan Piala Soeratin Zona Indonesia Timur (Zona 4). Turnamen ini akan mempertemukan tim-tim kelompok umur terbaik dari kawasan timur Indonesia.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Plt. Ketua PSSI Papua, Arya Sinulingga, dalam acara penutupan Piala Soeratin U-13, U-15, dan U-17 Zona Papua di Stadion Barnabas Youwe, Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis (10/9/2026).

Arya menjelaskan bahwa penunjukan Jayapura merupakan hasil kesepakatan langsung dengan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Pada edisi tahun ini, PSSI menerapkan pembaruan format kompetisi yang berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Putaran nasional tidak lagi berpusat seluruhnya di Pulau Jawa, melainkan dibagi ke dalam empat wilayah zona regional sebelum melangkah ke babak puncak.

“Biasanya babak nasional Piala Soeratin digelar jauh di Pulau Jawa. Sekarang sudah kami konsepkan dan dibagi menjadi empat wilayah. Khusus Zona Indonesia Timur, Pak Erick Thohir meminta pertandingannya dipusatkan di Jayapura,” ungkap Arya.

Melibatkan 24 Tim dan Puluhan Kontingen

Penyelenggaraan Zona 4 di Jayapura bakal melibatkan tim-tim kampiun dari Provinsi Papua, Maluku, Maluku Utara, hingga sebagian wilayah Sulawesi. Total 24 klub dipastikan berlaga pada fase zona ini.

Banyaknya tim peserta diperkirakan akan menyedot kedatangan sekitar 800 orang ke Jayapura, yang terdiri dari pemain, ofisial, dan pendukung. Guna menunjang kelancaran turnamen berskala regional ini, PSSI Papua tengah menyiapkan sedikitnya enam lapangan pertandingan serta mematangkan skema keamanan.

“Total ada 24 tim yang bertanding. Jika dikali 30 orang per tim, hampir 800 orang akan datang ke Papua. Aspek keamanan dan kenyamanan kontingen harus benar-benar kita jaga bersama,” tegas Arya.

Mengantongi Dukungan Total Pemprov Papua

Rencana Papua sebagai tuan rumah penyelenggara telah mengantongi restu penuh dari Pemerintah Provinsi Papua. Arya mengaku telah berkoordinasi langsung dengan pihak pemerintah daerah sebelum mengumumkan kabar gembira ini ke publik.

“Saya sudah meminta izin kepada Pak Gubernur, apakah boleh kita bertanding di Jayapura. Beliau menyambut sangat baik dan berkomitmen memberikan dukungan total agar Jayapura sukses menyelenggarakan pertandingan Zona 4 bagian timur ini,” tambahnya.

Selain persiapan teknis, Arya juga memberi tantangan kepada tim-tim wakil Papua yang menjuarai Piala Soeratin tingkat provinsi agar tidak sekadar menjadi pelengkap, melainkan mampu keluar sebagai juara zona regional. Ia mendorong para pelatih untuk tak ragu memperkuat kedalaman skuad dengan merekrut talenta potensial dari SSB lain di Papua.

Dorong Pembinaan Berkelanjutan dan Kualitas Perangkat Pertandingan

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Papua, Matias Mano, yang hadir mewakili Gubernur Papua, mengapresiasi suksesnya gelaran Piala Soeratin Papua. Ia menekankan bahwa kompetisi sepak bola usia dini sangat krusial sebagai fondasi utama pencarian dan pembinaan talenta muda Papua.

Matias mengajak para orang tua untuk aktif mendaftarkan anak-anak mereka ke sekolah sepak bola (SSB) agar mendapatkan wadah pelatihan yang terarah dan profesional.

“Semakin banyak SSB yang tumbuh aktif, maka kompetisi akan semakin baik dan kompetitif,” tutur Matias.

Menanggapi rencana Papua menjadi tuan rumah Zona Indonesia Timur, Matias mengingatkan agar Papua tidak hanya sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga sukses mengukir prestasi di lapangan. Ia mendorong PSSI Papua untuk terus menggenjot kualitas pelatih dan wasit lokal melalui pelatihan berkala.

“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menciptakan ekosistem sepak bola yang baik. Kami memohon agar PSSI memperbanyak pelatihan untuk para pelatih dan wasit guna meningkatkan kompetensi mereka. Target kita bersama adalah menjadikan Papua sebagai pusat pencetak pemain-pemain berbakat untuk Timnas Indonesia,” pungkas Matias.(Bams)