NABIRE - Jalan darat di Distrik Mapia Barat, Kabupaten Dogiyai rusak akibatnya curah hujan. Ada mobil yang tertanam di tengah jalan sehingga warga masyarakat Mapia Barat melakukan penyelamatan dengan cara mendongkrak dengan menggunakan kayu.

Disayangkan kerusakan jalan yang merupakan jalan penghubung antar kampung dan distrik yakni Distrik Mapia Tengah, Mapia Barat, Piyaiye, Degeadai  di Distrik Mapia Selatan dan tembus Distrik Mapia Timur di Kampung Bomomani.

Ada warga setempat dengan nada kesal menyampaikan di kampung atau distriknya ada 4 orang yang menjadi wakil rakyat. Diharapkan mereka ini bisa menyuarakan aspirasi masyarakat kepada pemerintah daerah di Kabupaten Dogiyai maupun pemerintah pusat. Namun kini saatnya masyarakat yang mengalami kesulitan. 

“Fungsi tugas DPR selama ini duduk di kursi roda, legislatif kerja apa, warga masyarakat belum tahu gunanya tugas DPR itu apa,” ungkap warga dengan nada kesal. 

Jalan darat merupakan kebutuhan utama bagi semua orang dan harus dijadikan prioritas utama untuk menjalankan kelancaran kebutuhan ekonomi kehidupan manusia setiap hari tak batas waktunya.

“Musti diperhatikan serius demi kenyamanan keselamatan nyawa orang hingga barang bisa kita beli dengan uang tapi nyawa keselamatan manusia tidak ada tempat untuk diganti. Sehingga masyarakat yang diberikan kepercayaan mandatnya dijaga dan dipelihara baik melihat kebutuhan kepentingan umum bagi semua orang harus dijawab tidak boleh dipungkiri lagi,” ujarnya.

Kata dia, DPR orang dari Jakarta, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan daerah lain tidak mungkin datang bangun di kampung halaman orang lain. Sehingga mewakili suara rakyat yang diberi kepercayaan itu harus diwujudkan sesuai dengan harapan kebutuhan kepentingan umum.  (modes)