Jalan Trans Terputus, Harga Barang Melonjak

DEIYAI - Sejak sebulan lalu, jalan trans di kilo meter 142 Nabire menuju Dogiyai, Deiyai dan Paniai terputus akibat longsoran tanah. Terputusnya jalan trans yang menjadi satu-satunya jalan darat untuk tiga kabupaten, berpengaruh terhadap harga Sembako dan harga barang lainnya, seperti bensin, solar dan harga barang lainnya di tiga kabupaten itu.
Harga barang di Kabupaten Deiyai, sangat berbeda dengan harga sebelumnya, sangat melambung jauh dan melonjat (melonjak). Misalnya, harga bensin, per liter Rp20.000, naik paling rendah Rp50.000, paling besar Rp150.000 per liter. Dan harga Sembako melampaui harga standar sebelumnya.
Untuk menstabilkan dan menekan harga Sembako bahkan harga barang lain yang melambung jauh, Pemerintah Kabupaten Deiyai melalui Dinas Perindag sebagai dinas teknis, pada 25 Agustus 2025 telah mengeluarkan surat edaran pewarningan bagi para pedagang, untuk menekan harga barang seenaknya.
Surat edaran penekanan harga tersebut, telah ditempel di depan kios, toko dan berikan kepada para pedagang dan pusat pembelanjaan lainnya di Deiyai, dengan tujuan untuk diketahui dan juga diperhatikan serta tidak seenaknya menaikan harga dari para pelaku usaha maupun pedagang.
Pemberian surat pewarningan terhadap harga barang yang melampaui dari harga standar ini dipimpin langsung Plt Kepala Dinas Perindag Deiyai, Bruno Mote, bersama dengan stafnya.
Bruno Mote mengatakan, dampak terputusnya jalan trans Nabire menuju Dogiyai, Deiyai dan Paniai, sangat berpengaruh yang signifikan terhadap harga barang di wilayah Deiyai khususnya.
"Selama dua minggu terakhir ini, harga Sembako dan harga barang bahkan harga BBM sangat melonjat. Seenaknya dinaikkan harga dari harga standar. Sehingga, Dinas Perindag, langsung ambil langkah dan sikap menekan harga di wilayah Deiyai," ungkapnya, kepada media ini kemarin.
Lanjutnya, harga Sembako dan harga barang ini bukan di wilayah Deiyai saja, tetapi di wilayah Dogiyai dan Paniai. Terjadi kenaikan harga ini, tampaknya akibat kondisi jalan trans yang terputus, sehingga semua harga barang melambung jauh, maka kondisi ini boleh dikatakan terjadi karena kondisional.
"Setelah kami keluarkan surat edaran ini dan setelah jalan trans sudah diperbaiki, harga Sembako bahkan harga barang sudah mulai berangsur stabil," ujarnya.
Ia menambahan, jika ada pedagang yang jual Sembako atau barang di kios an toko dengan harga di luar standar, akan diberikan warning dan ditindak tegas sesuai aturan dan selanjutnya fungsi pengawasan, pengontrolan dari dinas Perindag sebagai dinas teknis, akan terus dijalankan agar ke depan, harga Sembako maupun harga barang lainnya, akan normal sebagaimana mestinya.(hbb)
Bagikan artikel ini



