DEIYAI - Sebulan yang lalu Jalan Trans Nabire menuju Dogiyai, Deiyai, Paniai, Intan jaya di kilo meter 139 dan di beberapa titik terjadi longsor. Hal ini berimbas terputus kelancaran kendaraan roda dua maupun roda empat yang berdampak terganggunya pasokan barang kios, pasokan BBM, dan pasokan barang lainnya ke tiga kabupaten, Dogiyai, Deiyai, Paniai.

Akibat kondisi itu, harga barang maupun harga BBM di Deiyai khususnya, terjadi lonjakan yang signifikan. Misalnya, harga bensin seliter Rp. 150 ribu, harga Solar seliter Rp. 200 ribu. Begitu pun harga barang kios, toko, tidak seperti biasanya. Selama proses perbaikan jalan trans, terjadi lonjakan harga yang melampaui batas.

Setelah ada perbaikan jalan trans akibat longsor, dari tanggal 11 September 2025, pekerjaan perbaikan jalan trans sudah selesai. Sehingga akses jalan darat sudah lancar sebagaimana biasa. Sehingga distribusi pasokan barang kios maupun barang lain dan BBM telah lancar untuk di tiga kabupaten. 

Menyikapi kondisi akses jalan darat trans yang sudah lancar, Bupati Deiyai, Melkianus Mote, didampingi Wakil Bupati, Kepala Dinas Perindag, Satpol PP, Senin (15/9/25) turun langsung lapangan, di sejumlah kios, toko, pasar, pusat pembelanjaan lainnya di Waghete dan sekitarnya. Untuk mengontrol, mengawasi dan menekan harga barang maupun harga BBM. Yang telah dijual dengan harga melampaui batas dari harga normal sebelumnya, selama sebulan lebih selama proses perbaikan jalan trans dilakukan.

Dalam pemantauan harga, Bupati Melkianus Mote berdialog dengan para pedagang di kios dan juga penjual BBM di Waghete dan sekitarnya. Bupati menyampaikan, harga barang harus kembali normal.

"Sekarang jalan trans sudah baik, saya berharap para pedagang dapat jual barang kios, harga BBM dengan harga semula. Kalian jual dengan harga seperti biasanya," katanya.

Lanjutnya, setelah jalan trans diperbaiki, dari tiga hari terakhir ini, sudah berangsur-ansur harga Sembako maupun harga BBM menurun kembali normal. 

"Para pedagang juga telah sampaikan harganya akan turun kembali normal, sebagai mana biasa. Para pedagang juga sampaikan agar ongkos angkutan Nabire-Deiyai juga harus kembali normal. Jika masih besar maka akan berpengaruh juga terhadap harang barang lainnya," katanya.

Bupati juga mengharapkan kepada para sopir angkutan darat tujuan Nabire - Deiyai, dapat kembali normal sebagaimana biasa. Karena jalan sudah baik dan kondisi buruk kerusahkan jalan telah lewat.

"Jika tidak ada penekanan dari pemerintah daerah terhadap harga ini, akan lama menurunkan harganya. Perlu penekanan dan kontrol, pengawasan semua harga agar dapat diperhatikan kondisi harga yang telah melampauhi batas," katanya.

Bupati juga mengkwatirkan, jika harganya masih belum stabil, bisa saja warga membeli barang atau beli beras, barang lain di dua kabupaten tetangga di Dogiyai dan Paniai.  

 Untuk itu, kata bupati, kenormalan harga barang perlu dijaga dan diperhatikan secara serius dari pemerintah daerah. Karena harga barang ini akan mempengaruhi beragam aspek kehidupan masyarakat, terutama dalam kestabilan perekenomian rakyat di daerah. 

Bupati juga mengharapkan dukungan dan kerjasama serta partisipasi dari semua pihak, terutama para pelaku ekonomi di daerah ini. (hbb)