NABIRE -Jalan salib mengenang kisah sengsara Yesus Kristus yang jatuh pada hari Jumat Agung merupakan suatu momen penting bagi umat Kristiani umumnya dan khususnya umat katolik di Paroki Santo Yosep Nabar yang dirangkai dalam rangka kegiatan perayaan Paskah Jumat (19/4), dalam bentuk prosesi  jalan salib.Pantauan di lapangan, Pastor Paroki Santo Yosep Nabar Injonito Gerry Da Krus Sch.P dalam penjelasannya mengatakan, selaku Pastor Paroki dirinya menyampaikan ucapan terima kasih prosesi jalan salib tersebut dapat dilaksanakan dengan baik serta dikawal oleh pihak keamanan ini.Karena selama ini, peristiwa paskah sangat diseringkan dan orang dianggap natal itu yang lebih penting pada hal paskah itu yang paling penting dari seluruh proses pemberitaan Injil itu berlangsung dalam peristiwa paskah. “Tujuan dari kegiatan ini untuk menghayati makna paskah bagi seluruh warga umat katolik khususnya, yang meliputi kesengsaraan, kemaktian bahkan sampai kebangkitan Yesus Kristus,” ungkapnya.Rangkaian kegiatan ini merupakan wahana dan momen bagi umat Katolik Paroki Santo Yosep Nabar  dapat mempersatukan mereka, lanjutnya, tetap berada dalam kesaksian, iman moral dan pelayanan. “Sekali lagi saya tak lupa menyampaikan awal mula kesiapan hingga akhir penyalipan Yesus di Gunung Golgota kegiatan perjalanan masing-masing perhentian  dapat dilaksanakan baik,” imbuh pastor.Mengenang kisah sengsara Tuhan Yesus mengangkat budaya nusantara orang Yahudi terkait kali ini merupakan pertama di Paroki Santo Yosep Nabar yang mengangkat budaya masing-masing suku yang ada di Paroki Nabar, baik orang pribumi maupun orang non pribumi itu juga mengangkat nilai positif yang baik semoga semangat umat dapat dipertahankan karena Yesus selalu bersama dengan umatmu. (modes)