NABIRE – Akibat curah hujan yang tinggi di Kabupaten Nabire dan di sejumlah wilayah pegunungan tengah Papua, membuat ruas Jalan Trans Nabire Kilometer (Km) 128 mengalami sedikit kerusakan dan menjadi licin berlumpur. Imbas dari kerusakan tersebut mengakibatkan sejumlah antrian kendaraan yang ingin ke pedalaman maupun balik ke Nabire menjadi antri panjang. Sebuah sumber terpercaya mengatakan ada sekitar puluhan kendaraan, baik itu truk (roda enam), maupun mobil seperti Strada dan Pajera dan Innova (kijang) yang terpaksa harus antri dan saling bantu saat melihatasi daerah tersebut. “Antrian kendaraan di ruas Jalan Trans Papua dari Nabire ke pedalaman tepatnya di Km 128 lumayan, hal ini terjadi karena rusaknya ruas jalan,” terangnya.Seperti diketahui Jalan Trans Nabire di KM 128 memang sering mengalami kerusakan karena tinggi curah hujan di daerah ini. Selain di Km 128, ada beberapa lokasi yang sangat beresiko dilewati di musim penghujan tiba, karena sering terjadi longsor.Khusus di Km 128, sering penumpang atau supir angkutan memilih beristirahat dan menikmati air terjun yang ada di lokasi tersebut. Lanjutnya, sambil menunggu antrian kendaraan atau menunggu mobil angkutan yang ditumpangi berada di jalan yang aman. (wan/ist)