Jalan Dr Sutomo Masih Buntu
NABIRE – Pengemudi dan warga sekitar mempertanyakan mengapa Jalan Dr. Sutomo di Kelurahan Oyehe masih buntu alias belum dapat dilewati
Bagikan
NABIRE – Pengemudi dan warga sekitar mempertanyakan mengapa Jalan Dr. Sutomo di Kelurahan Oyehe masih buntu alias belum dapat dilewati kendaraan. Salah satu RT yang berada di jalan Dr. Sutomo menyatakan, kerap kali warganya mempertanyakan hal ini, pasalnya jalan tersebut saat diperbaiki saluran dan pembuatan jembatan belum juga bisa dilalui oleh warga maupun pengemudi meskipun sudah selesai. Kondisi di sekitar jembatan yang baru dibangun untuk penyeberangan saluran masih terhalang dengan timbunan pasir dan bekas coran jembatan bahkan rumput pun sudah tumbuh di badan jalan. Warga Jalan Dr. Sutomo kadang-kadang ketika akan mengantarkan anak-anak ke sekolah harus melewati jalur yang menuju di SMA Negeri, sedangkan yang paling gampang mereka tinggal putar saja di jalan kesehatan dan menuju ke kota. Jembatan yang menyeberangi saluran air diperkirakan dibangun dari tahun 2017, sampai saat ini sudah melewati 1 tahun belum juga bisa dilewati warga yang menggunakan kendaraan jenis mobil. Kalaupun dia menggunakan kendaraan roda dua harus putar menuju kearah SMA Negeri karena anaknya yang sekolah di SMP Antonius maupun SMP yang ada di Jalan Pepera juga di Kalibobo. Oleh sebab itu, diminta kepada pihak terkait kalau memang jembatannya sekarang sudah selesai sampah-sampahnya dipindahkan dan rumput yang tumbuh di badan jalan harus dibersihkan agar bisa dilewati oleh warga yang berada di Jalan Dr. Sutomo, karena para pengemudi yang mengantar anak mereka pergi menuju sekolah dan rata-rata Jalan Dr. Sutomo hampir tiap hari dilewati oleh para pelajar dalam jumlah besar, maka warga yang berada di Jalan Dr. Sutomo sekali lagi mempertanyakan kapan jalan yang diperbaiki bisa dilewatiMengingat sudah selesai perbaikan, namun timbunan pasir dan bekas coran jembatan masih menghalangi jalan dipertigaan jalan kesehatan yang menuju ke arah Tugu Patimura dan Jalan Samratulangi. Kedua ruas jalur tersebut yang biasanya warga Jalan Dr. Sutomo bisa bebas untuk menuju ke tempat aktifitas mereka.(ist)
Bagikan artikel ini



