Jaga Warga, Dogiyai Buka 6 Posko Covid-19
NABIRE – Untuk mencegah penyebaran virus corona melalui kedatangan orang dari luar ke Kabupaten Dogiyai, terutama lewat jalur darat, P
Bagikan
NABIRE – Untuk mencegah penyebaran virus corona melalui kedatangan orang dari luar ke Kabupaten Dogiyai, terutama lewat jalur darat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dogiyai membuka lima Pos Koordinasi (Posko) Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 di 6 titik sentral. Penanganan Covid-19 di daerah ini dipimpin langsung Bupati, Yakubus Dumupa. Wakil Sekretaris Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Dogiyai, Semuel Rihi saat dikonfirmasi penanganan Posko pencegahan Covid-19 di Kabupaten Dogiyai, di Nabire, Selasa (28/4) mengatakan, Pemkab Dogiyai sudah membuka 6 Posko pencegahan. Posko tersebut, tersebar di Bomomani, Unito, Wigoumakiida dan dua Posko di Lembah Kamu dan KM 100 Jalan Trans Papua. Rihi menjelaskan, Posko yang dibuka di Kampung Wigoumakiida, Distrik Sukikai Selatan untuk mengawal pendatang luar Dogiyai lewat khususnya dari Kabupaten Kaimana, Provinsi Papua Barat. Sedangkan Posko di Unito untuk memantau warga luar Dogiyai masuk melalui pesisir pantai Mimika, Kabupaten Mimika. Sementara Posko di KM 100, Bomomani dan dua Posko di Lembah Kamu untuk pengamaman warga dari luar lewat jalan darat yang menghubungkan beberapa kabupaten tetangga. Menyinggung perhatian pemerintah kabupaten (Pemkab) Dogiyai ke Posko dan tempat-tempat pelayanan medis seperti Puskesmas se Kabupaten Dogiyai, Rihi mengatakan, tim gugus tugas ini dipimpin langsung oleh bupati, sesuai dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (SE Mendagri) Nomor 440/2622/SJ tentang Pembentukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Daerah point 2, sebagai ketua gugus tugas terpadu penanganan Covid-19 daerah, gubernur dan bupati/walikota. Oleh karena itu, dalam penanganannya di daerah, bupati melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait sebagai ujung tombak pelaksanaan dan pelayanan kepada masyarakat. Masing-masing OPD dilibatkan dalam penanganan Covid-19 sehingga kebutuhannya apa, bahan-bahan apa yang dibutuhkan, distribusinya seperti apa, dipercayakan kepada masing-masing OPD. Rihi menjelaskan, misalnya, kebutuhan peralatan medis seperti masker, alat pelindung diri (APD) dan penunjang pelayanan kesehatan selama masa Covid-19, sepenuhnya dipercayakan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Dogiyai. Demikian juga halnya dengan kebutuhan lainnya selama penanganan wabah Covid-19 di daerah.(ans)
Bagikan artikel ini



