NABIRE - Pelantikan merupakan bagian tuntutan dari reformasi birokrasi, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007, untuk menempatkan pejabat yang profesional di bidangnya. Selain sebagai langkah promosi dan pengembangan karir, juga sebagai bentuk penyegaran yang bertujuan menambah pengetahuan dan pengalaman kerja, serta menjamin kesinambungan roda organisasi. Demikian diungkap Bupati Nabire Isaias Douw, S.Sos,MAP, di sela-sela kegiatan pelantikan pejabat tinggi madya pratama, administrasi dan pegawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nabire, Kamis (28/12) bertempat di Geust House Jalan Merdeka Nabire. Dikatakan Bupati Douw, pelantikan pejabat tinggi madya, administrasi, pratama dan pengawas diharapkan pada tahun 2018 ini, dapat meningkatkan kinerja kualitas dan kuantitas layanan kepada warga masyarakat Nabire, terutama pada sentral masyarakat yang belum terlayani di semua bidang. Kepada pejabat yang baru saja dilantik, sekecil apapun tugas dan tanggung jawab yang dibebankan di pundak saudara - saudari, menurutnya, merupakan kepercayaan dari pimpinan dan amanah dari Tuhan Yang Maha Esa. “Saudara-saudari dilantik tentunya didasarkan atas berbagai penilaian antara lain diantaranya loyalitas, kapabilitas, kompetensi dengan bidang tugas, yang lebih penting lagi adalah memiliki moral dan etika yang luhur penuh pengabdian kepada daerah, bangsa dan negara,” terang bupati. “Kepada pejabat yang dilantik, saya ucapkan selamat melaksanakan tugas dalam jabatan yang baru, agar tetap membangun komunikasi dengan pejabat lama dan bekerjasama melakukan pelayanan prima, dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang baru, serta menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan kondusif dalam meningkatkan motivasi kerja para staf,” ujarnya. (modes)