IKA UNHAS Papua Tengah Diharapkan Ambil Peran Nyata

NABIRE – Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA UNHAS) Provinsi Papua Tengah diharapkan dapat mengambil peran nyata. Mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal, mendorong pengembangan ekonomi berbasis potensi daerah, serta menjadi mitra pemerintah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Hal ini disampaikan Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, SH, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten Administrasi Umum, Victor Fun, S.Sos, M.Si, saat pembukaan Musyawarah Wilayah I IKA UNHAS Provinsi Papua Tengah, Sabtu (11/4/26) lalu di salah satu hotel di Kota Nabire.
“Pemerintah Provinsi Papua Tengah sangat terbuka untuk berkolaborasi. Kami percaya, dengan kerja bersama, hasil yang dicapai akan jauh lebih besar dan berdampak,” ujar Gubernur Meki dalam sambutannya.
Dirinya mengingatkan, dalam setiap musyawarah, perbedaan pendapat adalah hal yang wajar. Namun yang terpenting adalah bagaimana menjaga semangat persatuan, saling menghargai, dan tetap fokus pada tujuan bersama. Tambahnya, pilihlah pemimpin yang mampu merangkul semua pihak, yang bisa bekerja, dan yang memiliki komitmen untuk membawa organisasi ini menjadi lebih baik.
Di awal sambutan, Gubernur Meki menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan inisiator yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan ini. Musyawarah wilayah ini adalah langkah penting dalam membangun fondasi organisasi IKA UNHAS di Papua Tengah.
“Forum seperti ini bukan sekadar agenda formal. Ini adalah momentum untuk mempererat silaturahmi, memperkuat jaringan, dan yang paling penting, menyatukan komitmen untuk berkontribusi bagi pembangunan daerah,” tuturnya.
Katanya, semua memahami Papua Tengah sebagai provinsi yang masih relatif baru membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan kolaborasi, sinergi, dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, termasuk para alumni perguruan tinggi.
Alumni UNHAS memiliki potensi besar, dan banyak yang sudah berkiprah di berbagai bidang, seperti pemerintahan, dunia usaha, pendidikan, maupun sosial kemasyarakatan. Ini adalah kekuatan yang sangat strategis jika bisa disatukan dalam satu arah yang sama.
“Saya berharap melalui musyawarah wilayah ini akan lahir kepengurusan yang solid, yang tidak hanya kuat secara organisasi, tetapi juga memiliki visi yang jelas dan program kerja yang konkret,” harapnya. (agustinus/ros)
Bagikan artikel ini



