HUT Papua Tengah Dirayakan dengan Nobar dan Pesta Rakyat

NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyiapkan pesta rakyat berskala besar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 Papua Tengah. Mengusung tema “JAMBU (Jangan Melupakan Budaya)”, perayaan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga dirancang untuk memperkuat persatuan, menggerakkan ekonomi kerakyatan, serta melestarikan budaya lokal.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Nonton Bareng (Nobar) Final Piala Dunia 2026 yang digelar di Halaman Kantor Gubernur Papua Tengah, kawasan Bandara Lama Nabire, Minggu (19/7/2026), mulai pukul 19.00 WIT hingga dini hari. Acara tersebut akan dimeriahkan bazar ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), hiburan musik, permainan interaktif, hingga pembagian berbagai hadiah menarik dengan hadiah utama empat unit sepeda motor.
Kepala Biro Umum Setda Papua Tengah sekaligus Ketua Panitia HUT ke-4 Papua Tengah, Vivian Andenita Gobay, S.IP., M.M., mengatakan seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan secara intensif selama dua pekan terakhir. Menurutnya, peringatan hari jadi provinsi tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum untuk menghidupkan perekonomian masyarakat melalui pelibatan UMKM lokal.
"Rangkaian acara akan dimulai dengan nobar final Piala Dunia pada 19 Juli 2026, kemudian puncaknya diisi Konser Rohani pada 22 Juli 2026. Kami berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan ratusan pelaku UMKM," ujar Vivian.
Ratusan pelaku UMKM Orang Asli Papua akan memamerkan berbagai produk unggulan, mulai dari kuliner khas daerah, hasil kerajinan tangan, hingga aneka produk lokal lainnya yang diharapkan mampu menarik minat masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan pelaku usaha.
Selain menyaksikan laga final Piala Dunia antara Spanyol dan Argentina, masyarakat juga akan disuguhi penampilan musisi-musisi terbaik Papua, analisis pertandingan secara langsung dari panggung utama, berbagai permainan, serta berkesempatan membawa pulang hadiah doorprize.
Usung Semangat JAMBU
Perayaan HUT Papua Tengah tahun ini mengangkat konsep JAMBU (Jangan Melupakan Budaya) sebagai simbol komitmen pemerintah menjaga identitas budaya di tengah pembangunan daerah.
Berbagai kegiatan telah disiapkan untuk masyarakat, di antaranya lomba Tari Yospan, jalan santai, pemeriksaan kesehatan gratis, peluncuran Aplikasi Papua Bangkit, hingga berbagai hiburan rakyat yang dapat dinikmati tanpa dipungut biaya.
"Acara ini kami kemas secara besar-besaran. Kami menghadirkan musisi-musisi top Papua, menyediakan berbagai doorprize menarik, dan melibatkan ratusan pelaku UMKM. Seluruh kegiatan ini gratis untuk masyarakat," katanya.
Vivian mengajak seluruh masyarakat Papua Tengah untuk hadir bersama keluarga dan kerabat guna merayakan empat tahun perjalanan provinsi termuda di Tanah Papua tersebut.
"Mari hadir bersama keluarga, tetangga, dan sahabat. Nikmati pertandingan final Piala Dunia, dukung produk anak daerah, serta rayakan HUT ke-4 Papua Tengah dengan penuh sukacita dan kebersamaan," ajaknya.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap peringatan HUT ke-4 tidak hanya menjadi pesta rakyat, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persatuan, melestarikan budaya, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM lokal. (ist)
Bagikan artikel ini



